Viral di Medsos, Polisi Telusuri Geger Lembaran Alquran untuk Petasan
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 20 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
88.796 1.929 84.780 2.087
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Viral di Medsos, Polisi Telusuri Geger Lembaran Alquran untuk Petasan

Senin, 13 September 2021 | 15:00 WIB Last Updated 2021-09-13T08:00:00Z

Geger Lembaran Alquran untuk Petasan
Polisi Telusuri Geger Lembaran Alquran untuk Petasan.

TANGERANG SELATAN, MJNews.ID - Viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan sobekan kertas bekas petasan yang terbuat dari Alquran. Polisi pun turun tangan menelusurinya.

Dalam video itu terlihat sejumlah warga tengah mengais sobekan kertas pembungkus petasan yang sudah hancur. Sobekan kertas yang diduga Alquran berserakan di tanah.

“Kurang ajar nih. Petasan dari Alquran,” ucap salah seorang dalam video yang beredar itu.

Disebutkan pula petasan itu diledakkan seusai acara pernikahan salah seorang warga di Parung Serab, Ciledug, Tangerang. Ketua RW setempat, Suharjo Cipto (47), lantas memberikan penjelasan terkait hal itu.

Dia mengatakan acara pernikahan salah seorang warganya itu terjadi pada Sabtu (11/9/2021). Setelahnya petasan dinyalakan yang kemudian diketahui petasan itu terbuat dari lembaran Alquran.

“Keluarlah kertas itu tulisan Alquran itu. Terus di situlah viral dikirim ke forum RT/RW. Dipungutin itu pas berhamburan sama remaja sama anak-anak kita,” ucap Suharjo, Minggu 12 September 2021.

Acara itu merupakan pernikahan anak dari Herman Permana. Herman sendiri yang juga membeli petasan itu di daerah Tangerang Selatan (Tangsel).

“Belinya di Kebun Manggis, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Saya belinya sebelum Jumatan, dipasangnya Sabtu,” ujar Herman di tempat yang sama.

Herman sendiri tak menyangka petasan itu terbuat dari lembaran Aquran. Sebab, petasan itu disebut Herman awalnya berbentuk seperti petasan biasa.

“Kaget saya, sebagai orang Islam kaget saya. Nggak (curiga), saya mah beli sudah 3 kali petasan juga nggak pernah begini,” kata Herman yang dikutip detikcom.

Namun Herman mengaku baru kali ini membeli petasan di lokasi tersebut. Sebelumnya ia membeli petasan di wilayah lain.

“(Harga petasan) Rp 120 ribu biasa itu. Satu renteng petasan. Nggak, baru itu beli di situ. Biasanya beli di Pondok Laka,” tutur Herman.

Warga lainnya, Leorinsius (20), mengaku melihat petasan itu terbungkus kertas berwarna putih sehingga tidak tampak bila sebenarnya menggunakan lembaran Alquran. Baru setelah meledak, lanjut Leorinsius, diketahui petasan itu menggunakan lembaran Alquran.

“Kan lagi akad, petasan nyala lalu besan dateng saya minggir ke sini buat ngopi karena ramai kan. Nah itu petasannya meledaknya jam 4 sore. Nah pas saya lihat petasan udah kayak gini udah hancur,” kata Leorinsius.

“Awalnya dibungkus kertas putih, permukaan ketutup, pas meledak baru ketahuan ternyata pakai kertas Alquran,” imbuhnya.

Polisi Segera Telusuri
Aparat kepolisian kini sedang menyelidiki toko penjual petasan tersebut.

“Jadi gini, betul kami telusuri. Jadi mungkin yang bikin acara itu nggak tahu ya. Untuk sementara itu masih diselidiki,” kata Kassubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rochim, Minggu 12 September 2021.

Abdul menerangkan toko yang menjual petasan tersebut diduga berada di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan. Meski demikian, dia tidak menyebutkan secara detail lokasi toko tersebut.

“Itu belinya di daerah Pondok Aren,” terang Abdul.

Lebih lanjut, Abdul menyebut, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya dugaan tindak pidana terkait kejadian tersebut. Selain itu, sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP) pun belum dilakukan pemeriksaan.

“Belum belum (ada dugaan tindak pidana). mungkin tidak segegabah itu, karena kan masih ditelusuri. Belum (ada diperiksa saksi), baru pengecekan gitu,” ucapnya.

(*/dtc)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update