Viral Saling Tunjuk DPRD Kabupaten Solok Dapat Tanggapan Beragam Pro Kontra Netizen
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Viral Saling Tunjuk DPRD Kabupaten Solok Dapat Tanggapan Beragam Pro Kontra Netizen

Sabtu, 25 September 2021 | 23:30 WIB Last Updated 2021-09-25T16:57:23Z


Viral Saling Tunjuk DPRD Kabupaten Solok
Viral Saling Tunjuk DPRD Kabupaten Solok.

Arosuka, MJNews.ID - Viralnya lagi Kabupaten Solok di jagad maya beragam komentar netizen. Sudah dipastikan pro dan kontra bermunculan, karena masyarakat bebas bersuara dan berpendapat.

Dalam undangan yang ditujukan kepada Bupati jelas ditulis bahwa agenda sidang adalah pengesahan APBD Perubahan tahun 2021.

“Tapi kok yang dibahas masalah internal DPRD. Kalau mau membahas masalah internal ya, jangan undang Bupati dong. Karena tidak ada kewenangan Bupati untuk itu. Maka dari itu Bupati meninggalkan ruang sidang. Cuit @ Djufrizal Chan

sato ciek dunsanak kasadonyo, kenapa pak bupati melakukan interupsi, dimana karena agenda materi rapat tidak sesuai dengan undangan yang diterima pak bupati, manusiawi pak bupati beraksi melakukan interupsi, bearti pak bupati taat aturan mekanisme ya dunsanak kasadonyo ????????? sebut @ Osrial

Begitu pak pati interupsi, pimpinan sidang menyampaikan ke forum sidang dewan untuk memberi izin pak pati bicara klo sudah disetujui rapat dewan baru pak pati bicara, begitu kira2 menurut tatib klo pengalaman ambo sangkek memimpin sidang di dprd kab solok. Jelas @ Yondri Samin, mantan anggota DPRD.

Mungkin maksud salah satu anggota diperjelas dulu status ketua DPRD.. Karna akan berimbas dgn administrasi keuangan negara... Karna ada PLT DPRD sementara ada ketua DPRD nya... Dari sudut pandangan saya selama sidang yang ada baik dilaksanakan di kab.solok dan dipadang. WAKIL KETUA DPRD IVONI MUNIR LEBIH DIAKUI OLEH PEMKAB.SOLOK... Surat balasan dari GUBERNUR SUMBAR sudah jelas isinya.. (10ne)

Paripurna adalah rapat tertinggi dlm pengambilan keputusan d dprd..dan tdk ada dlm tatib dprd seorang anggota dewan dilarang bicara dlm paripurna apalagi menyangkut ttg hajat org banyak..apalagi yg di sampaikan itu adalh ttg kapasitas seorang ketua dprd...dlm rapat paripurna diatur bgmn mrnyampaikan pendapat yg tertera dlm kode etik dprd..ini lembaga sudah tdk dihargai oleh bupati..bicara sambil berjalan..dgn nada yg keras...BK harus bertindak. ujar @Gusrial Abbas mantan Wakil Ketua DPRD.

Andai saja bupati,ketua dprd & anggota sedikit saja bisa menurunkan ego...kalian semua merasa benar tidak ada yg pernah bersalah....Yg salah kami yg memilih kalian,pendidikan kalian tinggi, pengalaman kalian apalagi, pergaulan kalian jangan ditanya lagi...tapi sayang sekali, Kalian sangat kurang.....Untuk kesekian kali nya mempertonton kan kebodohan di hadapan rakyat yg kalian perjuangkan...kritik pedas Alhadi.

Demikian dikutip dalam grup Masyarakat Kabupaten Solok.

(y)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update