Wako Ingin Kampung Sungkai Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Kota Padang
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Wako Ingin Kampung Sungkai Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 04:00 WIB Last Updated 2021-09-19T21:00:00Z


Kampung Sungkai
Wako Hendri Septa Ingin Kampung Sungkai Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Kota Padang. (humas)

PADANG, MJNews.ID - Dalam program “Sehari Berkantor di Kecamatan”, Jumat 17 September 2021, Wali Kota Padang Hendri Septa beserta jajaran mengunjungi Kampung Sungkai Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Di kesempatan itu, kedatangan Wako disambut meriah dengan tari tradisional, yang dilanjutkan dengan diskusi bersama masyarakat setempat. Diantara harapan masyarakat adalah perbaikan infrastruktur, karena Sungkai memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan.

Wali Kota Padang mengatakan, Pemko Padang terus menggali berbagai potensi yang dimiliki oleh setiap kecamatan yang ada di Kota Padang, termasuk Kampung Sungkai di Kecamatan Pauh dengan lahan seluas 2.000 hektare yang sangat cocok dijadikan daya tarik wisata (tourism attraction) baru dan diharapkan menjadi objek wisata favorit dengan konsep agrowisata.

“Daerah yang berlokasi sekitar 15 km dari pusat Kota Padang ini memiliki alam yang masih asli dan subur, tentu sangat cocok dijadikan untuk daerah pertanian dan perkebunan. Di daerah ini juga ada Teh Sungkai yang sudah pernah diminum Menparekraf Sandiaga Uno, juga penghasil nilam dan lainnya,” ungkap Wako.

Agrowisata Kampung Manggis Pauh
Sebelumnya Jumat (17/9/2021), Hendri Septa melalui "Program Sehari Berkantor di Kecamatan" mengunjungi kampung tematik yang berada di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh Kota Padang.

Kedatangan orang nomor satu di Kota Padang itu di kawasan Agrowisata Kampung Manggis disambut antusias oleh masyarakat setempat, LPM dan kelompok tani.

"Atas nama warga Kelurahan Limau Manis, kami mengucapkan selamat datang kepada bapak Wali Kota Padang Hendri Septa bersama rombongan yang telah hadir di Kampung Manggis, di Puncak Auh Jawa Gadut ini," ucap Ketua LPM Limau Manis Sudirman.

"Dapat kami laporkan kepada pak wali, luas kebun manggis ini sekitar 2 ribu hektare dengan pendapatan ekonomi sebanyak 500 ton setiap musim panennya," ucapnya lagi.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang menyambut baik adanya Kampung Manggis ini. 

“Sebab hal ini juga merupakan bagian dari program unggulan Pemko Padang, yaitu membuat kampung tematik, sekaligus bertekad mengembangkan wisata alam agrowisata” jelas Wako.

“Kota Padang memiliki lahan basah seluas 5.000 hektare tanah produktif yang dapat kita garap ke depannya. Salah satunya pada pengembangan perkebunan kampung manggis ini,” lanjut Wako

“Manggis ini banyak potensi turunannya, bisa untuk peningkatan ekonomi, bisa untuk obat-obatan dan bisa pula untuk kosmetik,” imbuhnya.

“Untuk itu mohon dukungan agar Kampung Manggis ini menjadi kawasan angrowisata yang memberikan kesinambungan berbagai sector, antara lain sektor pariwisata, sektor pertanian dan sektor ekonomi,” pungkas Wako.

(Prokompim Pdg)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update