Gubernur Sumbar Dukung Pemerataan Akses BBM ke Pelosok Melalui Pertashop
×

Adsense

Adsense Mobile

Gubernur Sumbar Dukung Pemerataan Akses BBM ke Pelosok Melalui Pertashop

Senin, 04 Oktober 2021 | 17:38 WIB Last Updated 2021-10-04T10:38:40Z


Mahyeldi menerima audiensi perwakilan PT. Pertamina
Gubernur Sumbar, Mahyeldi menerima audiensi perwakilan PT. Pertamina, Senin 4 Oktober 2021. (humas)

PADANG, MJNews.ID - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mendukung pemerataan akses bahan bakar minyak atau BBM bagi masyarakat di pelosok daerah melalui pertashop.

"Pertashop memberikan akses bagi masyarakat di pelosok daerah untuk mendapatkan akses terhadap BBM yang berkualitas dengan harga yang sama dengan SPBU. Ini tentu akan memudahkan bagi masyarakat," katanya saat menerima audiensi perwakilan PT. Pertamina di Istana Gubernur dengan didampingi Kepala Dinas ESDM Sumbar, Heri Martinus Senin 4 Oktober 2021.

Ia mengatakan, masyarakat yang berada di pelosok sulit mendapatkan BBM karena jarak dengan SPBU yang cukup jauh. Sementara membeli di penjual minyak eceran harganya lebih tinggi.

Karena itu Pertashop bisa menjadi salah satu solusi agar semua masyarakat baik di kota maupun di pelosok daerah bisa mendapatkan akses yang sama terhadap BBM.

Pertashop juga tidak menjadi saingan bagi SPBU karena hanya di izinkan untuk memiliki satu dispenser yang bisa dipilih antara pertamax atau dexlite.

Selain itu jarak antara SPBU dengan Pertashop minimal lima kilometer sementara antar pertashop minimal dua kilometer untuk menjaga tidak terjadi persaingan.

Selain menguntungkan masyarakat, Pertashop juga memberikan kesempatan bagi koperasi, pesantren maupun BUMD untuk memiliki usaha yang pada akhirnya akan menggerakkan perekonomian.

Sementara perwakilan Pertamina mengatakan saat ini sudah ada 185 titik Pertashop di Sumbar dari 300 titik yang ditargetkan pada tahun ini.

Masing-masing Pertashop mendapatkan pasokan 3 ton Pertamax atau dexlite perminggu sesuai kebutuhan. Jika penjualan lebih banyak, pasokan itu bisa ditambah.

Pertashop juga bisa dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat nelayan di pinggir pantai sehingga tidak kekurangan pasokan saat melaut.

"Investasi untuk mendirikan satu Pertashop Rp250 juta di luar tanah," ujarnya.

(eds)

#BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update