Jialyka Maharani Dianuerahi Rekor MURI Sebagai Anggota DPD dan MPR Termuda Sepanjang Sejarah
×

Adsense

Adsense Mobile

Jialyka Maharani Dianuerahi Rekor MURI Sebagai Anggota DPD dan MPR Termuda Sepanjang Sejarah

Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:30 WIB Last Updated 2021-10-28T22:18:16Z

loading...
Jialyka Maharani Dianuerahi Rekor MURI
Jialyka Maharani Dianuerahi Rekor MURI Sebagai Anggota DPD RI dan MPR RI Termuda.

JAKARTA, MJNews.id - Anggota DPD RI dari Sumatera Selatan, Jialyka Maharani memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena tercatat sebagai anggota DPD RI dan MPR RI termuda sepanjang sejarah. Penghargaan tersebut diterima oleh Jialyka di Ruang Delegasi Pimpinan DPD RI, Kamis 28 Oktober 2021.

"Pada hari ini MURI memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Ibu Jialyka sebagai anggota DPD RI dan MPR RI termuda. MURI pun berpikir (rekor) ini akan sulit ditumbangkan. Di mana saat mendaftar pas dengan hari ultah beliau, yaitu 21 tahun. MURI sangat mengapresiasi dan berharap dapat memberi semangat dalam mengambil kebijakan-kebijakan," ucap Manager MURI, Triono.

Ketika menerima penghargaan MURI dengan didampingi oleh Sekretaris Jenderal DPD RI Rahman Hadi dan Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono, Jialyka sendiri mengatakan bahwa penghargaan yang diterimanya tersebut bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh di tanggal 28 Oktober ini. Ia menjelaskan pada tanggal 28 Oktober 1928, menjadi hari bersejarah dalam persatuan pemuda-pemuda Indonesia sebagai awal pendirian negara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Tepat 93 tahun yang lalu, di hari ini, ada Jong Sumatera, Jong Ambon, Jong Java, dan Jong Celebes berkumpul sebagai pemuda. Mereka meninggalkan ego masing-masing untuk bersatu demi Indonesia," imbuhnya.

Jialyka pun mendorong generasi muda untuk dapat terjun ke dunia politik dan ikut bergabung dalam pembangunan Indonesia. Menurutnya usia muda tidak menjadi kendala bagi seseorang untuk terjun ke dunia politik. Dirinya menyontohkan Presiden RI pertama, Soekarno terjun ke dunia politik di saat usianya masih belasan tahun. 

"Pada 20 tahun mendatang, Indonesia akan memperoleh bonus demografi. Pada masa tersebut, usia produktif sebesar 80% dan mendominasi. Dan kalau tidak ada representasi generasi muda tersebut di parlemen, maka kita kaan kehilangan momen itu. Jadi saya juga mengajak lembaga DPD RI maupun MPR RI dan teman-teman mahasiswa yang hadir, kita harus berkontribusi memberikan ruang-ruang untuk anak muda agar bisa terjun ke dunia politik. Harapan saya, anak muda Indonesia bisa menerapkan kolaborasi dalam membangun bangsa," pesan Jialyka yang tergabung dalam Komite I DPD RI ini.

(rls/dpd)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update