Komunitas Branding Digital Pesisir Selatan Dikukuhkan
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Komunitas Branding Digital Pesisir Selatan Dikukuhkan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 04:00 WIB Last Updated 2021-10-11T21:00:00Z


Komunitas Branding Digital Pesisir Selatan Dikukuhkan
Komunitas Branding Digital Pesisir Selatan Dikukuhkan.

Pesisir Selatan, MJNews.id - Guna menghadapi tantangan milenial saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga membentuk komunitas Branding Digital dan telah dikukuhkan Minggu 10 Oktober 2021, di Pulau Setan Kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan.

Komunitas ini dikukuhkan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Hadi Susilo. Menurutnya, perlu dilakukan pengoptimalisasi Peran Generasi Milenial Dalam Pembangunan.Dimana milenial dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam menghasilkan suatu karya.

"Komunitas ini ditantang untuk bisa berkreativitas dan menghasilkan karya yang bisa membantu promosi potensi Kabupaten Pesisir Selatan terutama potensi pariwisata hingga semakin dikenal luas," ujarnya.

Hadi menjelaskan dibentuk komunitas milenial pada kegiatan pelatihan Digitalisasi Branding Pemasaran dan Penjualan pada Desa Wisata Homestay/Pondok Wisata, Kuliner, Souvenir, Fotografi di Labuan Sunday Kawasan Mandeh pada Agustus lalu.

"Kita berharap berharap komunitas milenial mampu berpikir kritis dan berkontribusi positif dan berkontribusi dalam pembangunan," ujarnya.

Dimana komunitas Branding terdiri para konten kreator media sosial, admin medsos, pemilik usaha kreatif. Ke depannya generasi Milenial lebih banyak belajar dan belajar untuk berinovasi, lebih kreatif dan terus berkreasi.

"Banyak yang bisa diinovasikan dan dikreativitaskan. Dan harapan komunitas bisa lakukan itu," harapnya.

Diketahui, pembentukan komunitas Branding ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi pengelola destinasi dan daya tarik wisata. Agar pengelola dapat memanfaatkan tekologi informasi dan komunikasi dalam pemasaran pariwisata. 

“Harapan atas terselenggaranya kegiatan ini peserta semakin bertambah wawasan teknologinya. Sehingga dapat memanfaatkan dengan maksimal untuk memasarkan produk wisatanya di tengah suasana pandemi ini, karena pemasaran dan penjualan secara digital saat ini adalah yang paling efektif,” ungkapnya.

"Digital marketing yang efektif tidak dapat dipisahkan dari strategi pemasaran mulai dari promosi, kualitas produk, kemasan menarik, dan lainnya. Strategi UMKM untuk bertahan pada masa pandemi Covid-19 yaitu Efesiensi, Meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan teknologi yg disebut digital marketing," ujarnya.

(myd)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update