Pemerhati Seni dan Budaya Asal Gombong Datangi Pementasan Kesenian Kuda Lumping Wahyu Langen Budoyo
×

Adsense

Adsense Mobile

Pemerhati Seni dan Budaya Asal Gombong Datangi Pementasan Kesenian Kuda Lumping Wahyu Langen Budoyo

Rabu, 06 Oktober 2021 | 20:30 WIB Last Updated 2021-10-06T13:30:36Z

loading...
Pementasan Kesenian Kuda Lumping Wahyu Langen Budoyo
Pementasan Kesenian Kuda Lumping Wahyu Langen Budoyo.

Kebumen, MJNews.ID - Kesenian tradisional kuda lumping adalah sebuah kesenian budaya tradisional yang berangkat dari kalangan bawah kususnya di wilayah pulau Jawa yang sangat perlu mendapatkan perhatian dari semua elemen baik pemerintah maupun pihak swasta. 

Dalam rangka menjaga kelestarian seni tradisional yang ada di Kabupaten Kebumen, hari ini Rabu 6 Oktober 2021, dilaksanakan kegiatan latihan paguyuban kesenian kuda lumping "Wahyu Langen Budoyo" yang bertempat di Dukuh Krumput, Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Kegiatan latihan ini dilakukan untuk mengembangkan dan juga mengasah bakat-bakat kesenian kuda lumping di dukuh Krumput desa Tunjungseto kecamatan Sempor ini dapat terasah kembali.

Acara latihan yang sekaligus pementasan ini terasa sepesial dengan di hadiri langsung Dermawan asal Gombong yang sekaligus sebagai pembina paguyuban seni kuda lumping "Wahyu Langen Budoyo", Sulistiyo atau yang lebih akrab disapa Sulis.

Kehadiran Sulis di acara latihan dan sekaligus pementasan kuda lumping ini untuk memberikan support dan motivasi terhadap pemain-pemain kuda lumping yang ada di paguyuban "Wahyu Langen Budoyo" untuk selalu bersemangat dalam pementasan kuda lumping serta dapat mempertahankan kelestarian seni budaya kuda lumping yang ada di Dukuh Krumput, Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor pada khususnya dan Kebumen pada umumnya.

Di sela-sela acara pementasan kuda lumping di Krumput desa Tunjungseto Kecamatan Sempor selain memberikan support secara langsung terhadap pemain-pemain kuda lumping, Sulis juga memberikan bantuan secara langsung sebagai bentuk apresiasi bagi pelaku seni dan budaya kuda lumping yang ada di dalam paguyuban "Wahyu Langen Budoyo" termasuk para personilnya.

Pelatih kuda lumping "Wahyu Langen Budoyo", Eko Purwanto saat di temui awak media menyampaikan bahwa kekompakan serta kerapian dalam bermain sudah banyak kemajuan, semua itu tidak lepas dari pembinaan serta perhatian yang selalu diberikan Sulistiyo.

Eko juga menambahkan terima kasihnya kepada Sulistiyo yang telah memberikan support baik secara moril maupun materiel untuk perkembangan Paguyuban seni kuda lumping "Wahyu Langen Budoyo".

"Kami berharap semoga kedepan nya paguyuban seni kuda lumping "Wahyu Langen Budoyo" selalu mendapatkan bimbingan dari Sulistiyo untuk dapat memajukan kesenian kuda lumping yang ada di Dukuh Krumput," pungkas Eko.

Sulistiyo saat ditemui awak media secara terpisah menyampaikan rasa syukurnya dapat berada di tengah-tengah masyarakat untuk dapat terlibat langsung melestarikan seni budaya kuda lumping "Wahyu Langen Budoyo".

Sulis juga berharap supaya paguyuban seni kuda lumping "Wahyu Langen Budoyo" dapat melahirkan bakat-bakat sebagai generasi pemain-pemain kuda lumping yang ada di dukuh Krumpu desa Tunjungseto supaya seni tradisional kuda lumping yang ada di Desa Tunjungseto dapat selalu dilestarikan.

(Bayu)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update