Rubuhnya Talud di Kebumen Diduga Terkait Konstruksi yang Tak sesuai
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Rubuhnya Talud di Kebumen Diduga Terkait Konstruksi yang Tak sesuai

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 21:14 WIB Last Updated 2021-10-09T14:14:07Z


Kebumen, MJNews.id - Kabar terjadinya talud yang ambrol menjadi trending topic di Kebumen dengan beredarnya video ambrolnya talud di RT 04/01 Desa Karangmaja, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Terkait unggahan di facebook ataupun melalui aplikasi whatsapp, Sabtu (9/10/2021), awak media MJNews melakukan penelusuran ke tempat pembangunan talud yang ambrol waktu sedang dikerjakan finising oleh para pekerja proyek.

Saat menemui kepala Desa Karangmaja Tunjang dimintai keterangan di rumahnya terkait dengan ambrolnya talud yang sedang dikerjakan menuturkan tidak mengetahui secara pasti.

Tunjang membenarkan adanya talud yang sedang dibangun, sudah tahap finishing pada hari Selasa (5/10/2021) sekitar pukul 16.30 WIB ambrol tanpa adanya sebab yang jelas dan tidak mengakibatkan korban jiwa.

"Saya mendengar info tersebut kaget mendengar kabar dari salah satu warga terkait ambrolnya talud yang sedang di bangun," ucapnya.

Tunjang mengatakan, proyek pembangunan talud, pihak Pemdes sama sekali tidak ada pemberitahuan, karena pembangunan proyek talud yang berada di Desa Karangmaja, menggunakan dana APBD bukan menggunakan dana Desa.

Sehingga proyek pembangunan talud dari pihak kabupaten langsung dikerjakan oleh pihak pemborong, pihak Pemdes tidak tahu menahu, pihak pemborongnya siapa? anggaran proyek pembangunan talud berapa? pihak pemdes juga tidak tahu, pemdes tidak dipamiti saat proyek dikerjakan.

Papan anggaran proyek talud pun tidak terpasang di lokasi, mulai dari awal pembangunan hingga sampai saat ambrolnya talud, dari pihak pemborong tidak ada koordinasi dengan Pemdes Karangmaja.

"Proyek pembangunan talud itu belum diserahterimakan dari pihak pemborong kepada pemerintah desa. Karena ambrolnya talud tersebut masih tahap finising, jadi tidak jadi perdebatan, tanggung jawab masih di pihak pemborong," pungkasnya.

(DS)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update