Seorang Warga Diduga Hanyut di Sungai Serayu Banyumas
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Seorang Warga Diduga Hanyut di Sungai Serayu Banyumas

Kamis, 07 Oktober 2021 | 08:11 WIB Last Updated 2021-10-07T01:11:56Z


Banyumas, Mjnews.id - Seorang warga diduga hanyut dan tenggelam di Sungai Serayu Grumbul Pegaden RT 02 RW 04 Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

I Nyoman Sidakarya Selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap mengatakan, kita mendapatkan informasi dari Iwan (BPBD Banyumas) bahwa telah terjadi peristiwa seorang warga yang diduga tenggelam pada Rabu 6 Oktober 2021 Pukul 04.00 WIB dan setelah mendapatkan informasi tersebut kita langsung memberangkatkan satu regu beserta peralatan lengkap di air untuk menuju lokasi kejadian.

Pertama kejadian pada Rabu 6 Oktober 2021 Pukul 04.00 WIB survivor tiba-tiba lari keluar rumah menuju Sungai Serayu. Lalu saksi 1 dan 2 lari mengejar survivor. Survivor berlari di air tepian Sungai Serayu yang dangkal dengan kedalaman 30 cm ke arah barat sampai ke batuan cadas.

Saksi memanggil nama survivor masih menyahut. Namun setelah sampai di batuan cadas saksi tidak bisa melewati dan dipanggil lagi tidak menyahut. Lalu saksi melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat.

Menurut keterangan Ketua RT setempat bahwa survivor bisa berenang pada sebulan yang lalu survivor depresi karena tekanan kebutuhan sehari-hari dan pada kejadian ini sesuai keterangan saksi bahwa survivor diduga tenggelam di Sungai Serayu.

Korban dalam pencarian bernama Sutrisno, (40), Laki-laki Warga Grumbul Pegaden RT 2 RW 4 Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas mempunyai ciri-ciri rambut pendek lurus tinggi badan sekitar 160 cm memakai kemeja berwarna putih lengan pendek dan Celana pendek kotak-kotak berwarna hitam putih.

Saksi korban bernama Widi (24) Seorang Istri survivor dan Darti (60) Ibu kandung survivor Warga Grumbul Pegaden RT 2 RW 4 Desa Srowot.

"Rencana kita sesampai di lokasi bergabung dan berkoordinasi dengan unsur terkait kemudian melakukan breafing untuk melakukan upaya pencarian yaitu kita akan lakukan penyisiran darat di lokasi kejadian ke arah hilir sungai dan penyisiran sungai memakai perahu karet, katanya.

Hingga Rabu malam, korban belum ditemukan sehingga pencarian akan dilanjutkan kembali Kamis pagi ini.

(Alex)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update