Sukseskan Hari Kontrasepsi se Dunia, Pemko Bukittinggi Targetkan 499 Akseptor di Guguk Panjang
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Sukseskan Hari Kontrasepsi se Dunia, Pemko Bukittinggi Targetkan 499 Akseptor di Guguk Panjang

Kamis, 07 Oktober 2021 | 19:54 WIB Last Updated 2021-10-07T12:54:46Z


layanan KB di BPM Rury
Program KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di BPM Rury, di kelurahan ATTS, Kamis 7 Oktober 2021. (munasril)

Bukittinggi, MJNews.ID - Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi terus menggiatkan layanan KB yang digawangi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB). Apalagi saat ini sedang memasuki bulan bhakti kontrasepsi sedunia.

Salah satu layanan KB dilaksanakan di Kecamatan Guguak Panjang. Dimana, program KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dilaksanakan di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Rury, di kelurahan ATTS, Kamis 7 Oktober 2021.

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Guguak Panjang, Nelmawati Obe, SH, menjelaskan, kegiatan layanan KB ini dilaksanakan dalam rangka Bulan Kontrasepsi se Dunia, yang dimulai pada tanggal 27 September hingga bulan November mendatang. Untuk layanan KB di BPM Rury, dilaksanakan untuk IUD dan Implan atau MKJP.

“Pelayanan KB yang dilaksanakan di BPM Rury ini, menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka bulan kontrasepsi dunia, yang dimulai dari tanggal 27 September sampai bulan November. Khusus untuk untuk Kecamatan Guguak Panjang ditargetkan layanan untuk 499 akseptor yang terdiri dari 7 macam alat kontrasepsi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nelmawati, menjelaskan, layanan KB ini bertujuan untuk mengatur jarak kelahiran anak, menahan laju pertumbuhan penduduk.

Layanan KB juga ditujukan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua atau akibat penyakit sistem reproduksi, menekan jumlah penduduk serta menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk.

“Program KB tidak ada kaitannya dengan menolak kehadiran anak. Program KB justru dibuat untuk menyehatkan dan mensejahterakan keluarga. Jika semua itu direncanakan dengan baik, peluang menciptakan keluarga berkualitas pun akan semakin besar,“ ujarnya.

(ril)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update