Tingkatkan Keandalan Listrik PON XX Papua, PLN Gunakan Teknologi SCADA
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Tingkatkan Keandalan Listrik PON XX Papua, PLN Gunakan Teknologi SCADA

Jumat, 01 Oktober 2021 | 03:00 WIB Last Updated 2021-09-30T20:00:00Z


PLN Gunakan Teknologi SCADA
PLN telah mengoperasikan masing-masing Sub Sistem kelistrikan melalui teknologi terintegrasi, yakni  Supervisory, Control and Data Aqcuisition (SCADA) yang merupakan teknologi untuk menggabungkan fungsi pengawasan, pengendalian dan pemerolehan/ pengambilan data jarak jauh yang terpusat.

Jayapura, MJNews.ID - PT PLN (Persero) mengerahkan seluruh upaya dalam menjaga keandalan pasokan listrik untuk menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua. 

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda mengatakan hal yang paling penting dan harus menjadi prioritas bagi PLN dalam pelaksanaan PON XX Papua adalah keandalan pasokan listrik baik ke lokasi pertandingan maupun lokasi strategis lainnya. 

"Jadi PON XX di Papua adalah acara kita bersama. Hal yang paling penting dalam pelaksanaan PON, adalah keandalan pasokan listrik. Tidak hanya padam, kedip pun kita hindari. Keandalan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi," ujarnya dalam Apel Siaga PON XX Papua, Selasa 28 September 2021. 

Huda meminta, personel yang bertugas agar terus melakukan koordinasi yang baik dengan penanggungjawab di masing-masing lokasi untuk memastikan keandalan pasokan listrik sekaligus mengantisipasi timbulnya permasalahan. Untuk dedikasi personel yang bekerja siang-malam menyukseskan PON XX, lanjut Syamsul, Direksi memberikan apresiasi yang luar biasa. 

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW P2B) Abdul Farid, mengatakan pihaknya sudah siap mendukung pelaksanaan PON XX 2021 di Papua. 

Seluruh personel yang bersiaga siap ditugaskan di venue pertandingan dan lokasi strategis. Nantinya, personel PLN akan bersiaga selama PON XX Papua dimulai pada 18 September sampai dengan 15 Oktober 2021. 

"Saat ini, PLN telah mengoperasikan Sub Sistem Jayapura, Sub Sistem Timika, dan Sub Sistem Merauke melalui teknologi yang terintegrasi, yakni  Supervisory, Control and Data Aqcuisition (SCADA). Selain itu, Kami di sini, di posko-posko, bisa memantau kondisi di lapangan secara langsung," ujarnya. 

SCADA merupakan teknologi yang menggabungkan fungsi pengawasan, pengendalian dan pemerolehan/ pengambilan data jarak jauh yang terpusat pada suatu tempat. 

Dalam kesempatan Apel Siaga PON XX Papua, Huda juga melakukan diskusi dengan personel yang ditetapkan di venue strategis. Salah satunya, Manager PLN UP3 Timika, Marthinus Irianto Pasensi. 

Martinus mengatakan personel sudah bersiaga di venue pertandingan sejak pukul 08.00 WIT. Pihaknya bersiaga mendukung persiapan-persiapan sejumlah cabang olahraga untuk melakukan ujicoba pertandingan. 

"Semua petugas bantuan kendali operasi (BKO) yang ditugaskan di Timika, sudah siaga sejak pagi hari, dan telah diberikan kelengkapan tool set, kotak P3K, ataupun alat ukur suhu," ujarnya. 

Selain UP3 Timika, laporan terkini juga datang dari Merauke. Manager PLN UP3 Merauke, Abrar mengatakan saat ini pihaknya terus melaksanakan pemeliharaan pembangunan jaringan untuk seluruh venue, dan saran prasarana lainnya. Khusus di Marauke, petugas yang disiapkan sebanyak 120 personel. 

"Semua venue sudah kami pantau, dan back up UPS dan genset sudah ada di lokasi," tambahnya. 

Merespons persiapan tim PLN di Timika, Huda menyimpulkan, seluruh personel yang ada di lokasi penyelenggaraan PON XX telah siap.  

Dalam gelaran PON XX Papua, PLN menerjunkan tim pengamanan pasokan kelistrikan sebanyak 1.574 personel yang berasal dari internal Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat serta dari luar Papua. 

PLN tidak hanya memberikan komitmen keandalan pasokan listrik, tetapi juga sejumlah dukungan lainnya. PLN juga memberi dukungan dalam menyukseskan PON XX Papua, seperti biaya pembangunan infrastruktur kelistrikan dan keandalan hingga Rp 308,5 miliar, dan sponsorship senilai Rp 5,5 miliar. 

Di sisi lain, pandemi Covid-19 yang masih berlangsung tentunya harus dipersiapkan PLN dengan melakukan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalisir potensi penyebaran virus tersebut saat para personel bertugas. 

Selain pendampingan petugas kesehatan bagi personel, PLN juga telah menyiapkan safe house untuk petugas yang terkonfirmasi positif saat menjalankan tugas.

(eds)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update