Diduga Selingkuh, Oknum Sekdes dan Kadus Didesak Mundur oleh Warganya
×

Adsense

Adsense Mobile

Diduga Selingkuh, Oknum Sekdes dan Kadus Didesak Mundur oleh Warganya

Jumat, 26 November 2021 | 16:00 WIB Last Updated 2021-11-26T14:43:10Z


Kebumen, MJNews.id - Pemandangan menarik terjadi di salah satu desa di wilayah Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dengan maraknya spanduk yang terpampang di sepanjang jalan desa dengan nada desakan agar sekdes dan kadus desa tersebut mengundurkan diri dari jabatannya karena diduga oknum sekdes dan kadus melakukan hubungan perselingkuhan.

Dengan maraknya spanduk yang terpampang di sepanjang jalan desa menjadikan awak media melakukan penelusuran dan klarifikasi langsung ke kepala desa, Jum'at (26/11/2021) di ruang kerjanya. Saat awak media datang ke balai desa ditemui langsung oleh Subandi selaku kepala desa.

Subandi kepada awak media membenarkan masyarakatnya mendesak sekdes dan kadus di desanya untuk mengundurkan diri dari jabatannya karena diduga melakukan tindakan perselingkuhan.

Masih menurut Subandi, kejadian itu bermula saat oknum Sekdes berinisial MJ, 45 tahun, bertamu di kediaman kadus berinisial IRM, 33 tahun, yang berstatus janda pada pukul 20.15 WIB dalam keadaan rumah tidak ada orang, karena pada saat kejadian orang tua (IRM) sedang berada di luar kota. 

Saat MJ bertamu di kediaman IRM, ada warga melihat keadaan rumah dalam kondisi pintu tertutup sehingga warga pada pukul 22.00 WIB melakukan penggerebekan dan mengadukan kejadian itu ke kepala desa.

Hingga pada akhirnya warga dengan jumlah lebih dari 100 orang pada Selasa (23/11/21) mendatangi balai desa dan menuntut supaya sekdes berinisial MJ serta kadus yang berinisial IRM agar mengundurkan diri dari jabatannya.

Dengan adanya desakan dari warga masyarakat supaya sekdes dan kadusnya mundur, Subandi pun mengadukan permasalahan dugaan perselingkuhan tersebut ke pihak Inspektorat dan Dispermades. Hingga saat ini dugaan perselingkuhan tersebut masih dalam pemeriksaan pihak Inspektorat dan Dispermades. 

"Saya selaku kepala desa belum bisa mengambil keputusan apapun karena saya masih menghargai proses yang saat ini sedang di dalami pihak Dispermades maupun Inspektorat," ungkap Subandi.

Saat awak media mencoba menemui dan mengklarifikasi sekdes yang berinisial MJ di kediamannya, yang bersangkutan tidak mau memberikan statrmen apa pun terkait tuduhan masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Kadus IRM kepada awak media, jika yang bersangkutan belum mau memberikan keterangan apapun kepada awak media.

Salah satu perwakilan Karang Taruna yang berinisial NG, 25 tahun, saat dijumpai awak media membenarkan jika masyarakat menuntut Sekdes dan Kadus di desanya untuk mundur dari jabatan nya terkait dengan adanya dugaan perselingkuhan.

"Memang benar masyarakat menuntut oknum Sekdes dan Kadus yang diduga melakukan perselingkuhan untuk mundur dari jabatan nya," ungkap NG.

Masih menurut NG, masyarakat malu melihat adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh oknum perangkat desanya, karena sejatinya perangkat desa itu harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya bukan malah memberi contoh yang tidak baik kepada warga masyarakatnya.

"Jika nantinya tuntutan masyarakat tidak di hiraukan oleh pihak pemerintah desa masyarakat berjanji akan kembali mendatangi balai desa dalam jumlah yang lebih banyak," pungkas NG.

(DS)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update