Kader serta Pengurus PKK Tamanwinangun Berantas Sayang Nyamuk
×

Adsense

Adsense Mobile

Kader serta Pengurus PKK Tamanwinangun Berantas Sayang Nyamuk

Jumat, 19 November 2021 | 16:30 WIB Last Updated 2021-11-19T11:04:19Z



Kader serta Pengurus PKK Tamanwinangun Berantas Sayang Nyamuk.

KEBUMEN, Mjnews.id - Di masa pandemi seperti sekarang ini, dunia kesehatan tidaklah hanya memperhatikan Covid-19 yang masih menjadi momok di seluruh negara termasuk Indonesia. Dunia kesehatan juga memperhatikan kesehatan masyarakat agar terhindar dari serangan penyakit yang lain, seperti Demam Berdarah Dengue serta penyakit lainnya. 

Puskesmas Kebumen 1 bersama Kader serta Pengurus PKK Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah melaksanakan pemantauan jentik (larva) nyamuk dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk di wilayah Lingkungan RW 07 Kelurahan Tamanwinangun, Jum'at 19 November 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Nakes dari Puskesmas Kebumen 1 sekaligus Bidan Wilayah Kelurahan Tamanwinangun, Sri Suhartati, Amd, serta sejumlah 24 Kader Wilayah Kelurahan Tamanwinangun dibantu Pengurus PKK RW 07 tersebut. 

Kader serta Pengurus PKK Tamanwinangun Berantas Sayang Nyamuk

Kepala Puskesmas Kebumen 1, melalui Bidan Wilayah Kelurahan Tamanwinangun Sri Suhartati menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin Kader Kelurahan Tamanwinangun sebagai langkah antisipatif pencegahan penyakit DBD yang dilaksanakan secara bergilir per RW. Kami berharap, masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. 

Dengan langkah 3M Plus yang merupakan metode efektif serta efisien untuk pemberantasan sarang nyamuk, yaitu, Menguras/membersihkan tempat penampungan air yang memungkinkan menjadi sarana berkembang biaknya nyamuk, Menutup rapat tempat penampungan air, serta Mempergunakan kembali ataupun mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarana berkembang biaknya nyamuk.

Kader serta Pengurus PKK Tamanwinangun Berantas Sayang Nyamuk

"Plus, yang merupakan langkah pencegahan yaitu dengan menabur bubuk Lanvasida (Abate), Menggunakan obat nyamuk, Menggunakan kelambu saat tidur, Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, Menanam tanaman pengusir nyamuk, Mengatur pencahayaan ataupun ventilasi ruang, Serta Menghindari menggantung pakaian yang berpotensi menjadi tempat bersarang nyamuk," tutur Hartati. 

Secara terpisah, kader wilayah RW 07 Isrohyati menyampaikan harapan, semoga dengan PSN ini bisa mengurangi jumlah jentik nyamuk yang berkembang.

"Walaupun ini masih dalam kategori sedang, karena masih dengan hasil sekitar 80 persen," pungkasnya.

(MM)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update