Pemko Solok Raih Penghargaan dalam Festival CHSE di Bukittinggi
×

Adsense

Adsense Mobile

Pemko Solok Raih Penghargaan dalam Festival CHSE di Bukittinggi

Rabu, 17 November 2021 | 14:30 WIB Last Updated 2021-11-17T07:42:16Z



Pemko Solok Raih Penghargaan dalam Festival CHSE di Bukittinggi
Pemko Solok Raih Penghargaan dalam Festival CHSE di Bukittinggi.

SOLOK KOTA, Mjnews.id - Pemerintah Kota (Pemko) Solok meraih penghargaan Juara 3 dalam lomba toilet bersih di objek wisata pada kawasan DTWU, yakni Pulau Belibis Kota Solok.

Penghargaan tersebut diserahkan Staf Ahli Gubernur, Muhammad Yani kepada Wakil Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra dalam kegiatan Penganugerahan Piagam Penghargaan Festival Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) (CHSE) dan Launching Gerakan Keluar Bersih, di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu 17 November 2021.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua Dewan Pembina Kateda, Surya Tri Harto, kepala daerah se-Sumbar dan kepala dinas pariwisata kab/kota se-Sumbar.

Pada kegiatan itu, selain Lomba penerapan CHSE, Penilaian Daya Tarik Wisata Unggulan (DTWU) Sumbar, Launching Gerakan Keluar Bersih, juga Kompetisi pelayanan prima dan inovasi pelayanan publik bagi OPD di Provinsi Sumbar dan OPD di kab/kota di Provinsi Sumbar.

Wakil Wali Kota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra seusai menerima penghargaan mengatakan, Kami (Wako-Wawako) akan tetap konsisten agar tempat wisata yang dikunjungi oleh publik harus bersih, rapi dan nyaman.

"Alhamdulillah hari ini kita meraih juara 3 dalam lomba toilet bersih di objek wisata pada kawasan DTWU. Kedepan, kita akan terus mengembangkan sektor pariwisata agar terjadi peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Solok," sebutnya.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, diwakili Staf ahli gubernur, Muhammad Yani mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pandemi Covid-19 sebagai langkah untuk mempersiapkan pariwisata yang lebih maju dan berkembang.

Untuk Memotivasi pemerintah daerah, swasta dan masyarakat dalam memajukan destinasi wisata unggulan. Untuk itu, dihimbau untuk memulai dari dalam diri kita sendiri untuk menggalakkan gerakan keluar bersih. 
"Semoga keamanan dan kenyamanan wisatawan terjaga saat berwisata ke Sumbar," sebutnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Novrial, dalam laporannya menyebutkan, kegiatan kali ini merupakan penyatuan beberapa kegiatan dalam memenuhi harapan gubernur, dimana nanti pasca pandemi kita harus persiapkan diri memajukan pariwisata Sumbar.

Dinas Pariwisata Sumbar sudah melakukan penilaian CHSE di daya tarik wisata unggulan. Evaluasi di 19 daerah yang sudah betul-betul melakukan standarisasi CHSE. 

"Kita melakukan apresiasi berdasarkan kesiapan kondisi awal. Identifikasi sejauh mana kab/kota mempersiapkan diri," sebutnya.

Selanjutnya, gerakan 'Keluar Bersih' merupakan gerakan yang sangat sederhana, yakni membiasakan setiap orang membersihkan toilet setelah menggunakannya. Sangat sederhana, sangat simpel dan sangat masuk akal dilakukan bagi masyarakat Sumatera Barat. Ini merupakan Titik awal terciptanya pariwisata bersih dan Sumbar bersih ke depannya.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan launching gerakan 'Keluar Bersih' Provinsi Sumatera Barat. Ditandai dengan scan barcode oleh Wakil Wali Kota Dr. Ramadhani Kirana Putra, pemukulan gong oleh Staf Ahli Gubernur, serta penandatanganan kesepakatan bersama.

(zal)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update