Puskesmas Bayan Berikan Vaksin Pfizer untuk Anak Sekolah dan Lansia
×

Adsense

Adsense Mobile

Puskesmas Bayan Berikan Vaksin Pfizer untuk Anak Sekolah dan Lansia

Rabu, 03 November 2021 | 16:58 WIB Last Updated 2021-11-03T09:58:00Z



Petugas dari Puskesmas Bayan, Ratih Ayuningtyas Setyorini melayani peserta vaksin.

Purworejo, Mjnews.id - Meski sudah masuk level dua, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Kesehatan terus melakukan gerakan vaksinasi terhadap masyarakat.

Seperti yang dilakukan UPT Puskesmas Bayan pada Rabu 3 November 2021, mengadakan vaksinasi khusus untuk anak usia sekolah SD dan lansia yang bertempat di gedung pertemuan warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kegiatan vaksin anak usia sekolah dasar dan lansia menggunakan jenis Vaksin merek Pfizer yang dirasa aman untuk anak usia 12 tahun hingga lansia. Target kegiatan vaksin sebanyak 300 botol dan semuanya bisa tersalurkan untuk masyarakat.

Kegiatan vaksin dipantau langsung oleh Polsek Bayan dan juga Koramil Bayan.

Di tengah-tengah kegiatan pemantauan pelaksanaan vaksinasi, Kapolsek Bayan IPTU Sarbini, SH tak bosan-bosannya selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk bisa menjaga jarak agar kemungkinan tertular virus corona tidak terjadi.

Kapolsek dan Danramil Bayan pantau pelaksanaan vaksinasi
Kapolsek dan Danramil Bayan pantau pelaksanaan vaksinasi.

IPTU Sarbini tak lupa juga mengingatkan agar memasuki musim penghujan tahun ini agar masyarakat selalu mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam.

Komandan Koramil 02 Bayan, Kapten Inf Sudirman melalui Batuud Peltu Suyatman berharap bila terjadi gangguan keamanan di desa desa agar segera melapor dan koordinasi dengan Babinsa maupun Babinkamtibmas yang bertugas, agar segera bisa di tangani bersama.

"Sehingga tercipta suasana yang kondusif," harapnya.

Petugas vaksin dari Puskesmas Bayan, Ratih Ayuningtyas Setyorini menjelaskan bahwa semua peserta vaksin harus melalui screning atau pemeriksaan guna memastikan bisa atau tidaknya peserta di suntik vaksin.

"Sebab kalau ada peserta yang mempunyai tensi tinggi atau diabetes petugas tidak bisa melayani," jelasnya.

Ibu Fitri warga Desa Tangkisan yang datang menghantar anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar merasa senang dan lega setelah anaknya bisa ikut vaksin.

"Semoga anak saya selalu sehat dan terhindar dari virus corona," harapnya.

(fix)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update