Tanah Datar Masuk Penilaian Seleksi Akhir Kata Kreatif Indonesia 2021
×

Adsense

Adsense Mobile

Tanah Datar Masuk Penilaian Seleksi Akhir Kata Kreatif Indonesia 2021

Selasa, 23 November 2021 | 06:00 WIB Last Updated 2021-11-23T07:24:44Z

loading...
Penilaian Seleksi Akhir Kata Kreatif Indonesia 2021
Penilaian Seleksi Akhir Kata Kreatif Indonesia 2021. (humas)

TANAH DATAR, Mjnews.id - Kabupaten Tanah Datar layak masuk lima besar Kabupaten Kota (Kata) Kreatif Kemenparekraft RI Tahun 2021. Tanah Datar telah ditetapkan menjadi kabupaten kreatif di bidang seni pertunjukan, berdasarkan berita acara uji petik yang dilakukan Badan Ekonomi Kreatif pada Maret 2019 yang lalu.

Tanah Datar sudah ada 150 sanggar yang tersebar di 75 nagari atau desa, 52 sanggar diantaranya sudah berbadan hukum dan bernaung dalam organisasi bernama Komunitas Seni Luhak Nan Tuo.

Hal itu dikatakan Bupati Tanah Datar, Eka Putra, Senin (22/11/2021) di Indojolito, ketika Penilaian Tahap Akhir Kata Kreatif 2021 yang diberikan Kemenparekraf RI kepada kabupaten dan kota se Indonesia yang masuk penilaian dan salah satunya Kabupaten Tanah Datar ini.

Dikatakan Eka Putra, di Tanah Datar salah satu Program Unggulan (Progul) daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD Tanah Datar adalah Satu Nagari Satu Event.

“Di Tanah Datar ada 75 nagari atau desa. Artinya, dalam setahun ada 75 event di tingkat nagari yang mengangkat budaya dan kearifan lokal,”ujarnya.

Eka Putra menambahkan event yang ada di Tanah Datar adalah event yang mengedepankan kebudayaan dan kearifan local. Artinya, secara otomatis, event tidak hanya sekedar menghimpun orang banyak, event bukan sekedar eforia pesta semata, melainkan event adalah salah satu cara pelestarian alam dan pelestarian budaya.

“Beberapa event di tingkat desa atau nagari di Sumatera Barat yang sudah dilaksanakan di antaranya, Galundi Singkarak Festival, Festival Pesona Adat Nagari Puncak Pato, Festival Pesona Ngalau Pangian, Batipuh Culture, Festival Pesona Sumpu, pacu perahu, pacu jawi, pacu biduak, Alek Anak Nagari Andaleh Baruh Bukik, dan berbagai event menarik lainnya,” tambah Eka Putra.

Di penghujung paparannya, Bupati Eka Putra menyampaikan jika event ini jalan, maka akan berdampak terhadap subsektor ekonomi kreatif. Secara otomatis, fotografer, konten kreator, videographer, desain grafis, kuliner, fashion, musik, dan lain sebagainya akan hidup dan berkembang.

Turut hadir saat seleksi akhir penilaian tersebut Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, beserta Kabid Ekonomi Kreatif dan jajaran. Juga ada dari akademisi, Ketua Komunitas Seni Luhak Nan Tuo, Pelaku subsector seni pertunjukan, subsector kriya, subsector fashion, dan kebudayaan.

(Prokopim)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update