Wabup Yulian Efi: Hasil Riset Hendaknya Bermanfaat untuk Solok Selatan
×

Adsense

Adsense Mobile

Wabup Yulian Efi: Hasil Riset Hendaknya Bermanfaat untuk Solok Selatan

Rabu, 03 November 2021 | 14:00 WIB Last Updated 2021-11-03T07:06:16Z

loading...
Yulian Efi
Wakil Bupati Solok Selatan Ir. Yulian Efi, MM.

Padang Aro, Mjnews.id - “Penggalian Informasi dan dokumentasi tentang data kerajaan, silsilah atau garis kerturunan dan adat yang ada di Solok Selatan perlu mendapat perhatian serius”, ungkap Wakil Bupati Solok Selatan Ir. Yulian Efi, MM dalam acara Focus Discussion Group (FGD) Implementasi Hasil Riset tentang Pengembangan pemerintahan Nagari sebagai model implementasi nilai-nilai adat dalam pemerintahan Desa Adat di Indonesia yang bertempat di Aula Tansi Ampek Kantor Bupati setempat, Rabu 3 November 2021.

Beliau sangat mengapresiasi pengembangan pemerintahan Nagari sebagai model implementasi nilai-nilai adat dalam pemerintahan Desa Adat di Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa kondisi Kabupaten Solok Selatan yang telah 17 tahun berdiri dengan 7 kecamatan ada, dapat ditemui bermacam adat, ada kemiripan dengan luhak nan tuo di Batusangkar. Dalam perkembangannya tentu ada perubahan-perubahan sehingga dapat menjadi perhatian model kajian riset ini.

Beliau mencontohkan, kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu dan Rantau XII Koto. Ada banyak versi sejarah karena ada tertulis dan tidak tertulis seperti keberadaan rumah gadang di satu kawasan, bermacam corak rumah gadang, di satu wilayah seluas 90 hektare.

"Kenapa bisa ada di satu lingkungan, ada 11 suku di kawasan tersebut? Untuk itu, Mohon masukan bapak/ibu tim peneliti, sehingga diskusi ini bermanfaat bagi kita semua," tambah beliau.

Hasil riset dipaparkan oleh perwakilan tim periset Bapak Welhendri Azwar, M.Si, Ph.D yang merupakan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Islam negeri (UIN) Sumatera Barat.

Beliau mengatakan bahwa penelitian ini merupakan Penelitian kompetitif, tentang nagari sebagai model desa adat di nasional. Dimana, Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan sebagai prototype.

“Masyarakat Nagari Lubuk Malako saat ini masih kokoh dalam mempertahankan struktur adatnya," papar beliau atas nama tim dari 3 perguruan tinggi di Sumatera Barat. 

“Mudah-mudahan apa yang kita akan kerjakan kedepannya ini mendapat ridho dari Allah, SWT,” tambah beliau.

Acara FGD ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kab. Solok Selatan yang sekaligus memoderatori acara berlangsung, Staf Ahli, Asisten, OPD Terkait dan Camat, serta Perwakilan Tokoh Masyarakat dan Ninik Mamak Nagari Lubuk Malako.

(nov)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update