Wakapolda Sumbar dan Bupati Pasbar Tinjau Gebyar Vaksinasi di KAN Kinali
×

Adsense

Adsense Mobile

Wakapolda Sumbar dan Bupati Pasbar Tinjau Gebyar Vaksinasi di KAN Kinali

Senin, 01 November 2021 | 00:00 WIB Last Updated 2021-10-31T17:00:00Z



Gebyar Vaksinasi di KAN Kinali
Wakapolda Sumbar dan Bupati Pasbar Tinjau Gebyar Vaksinasi di KAN Kinali. (humas)

Pasbar, Mjnews.id - Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Edi Mardianto, S.Ik, M.Si bersama Bupati Pasaman Barat dan jajaran meninjau pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kinali, Kecamatan Kinali, Kamis (28/10/2021).

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama Satuan Brimob Polda Sumatara Barat dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kinali untuk melaksanakan vaksinisasi Covid-19 terhadap seribu orang dalam rangka percepatan capaian vaksin di daerah itu.

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Edi Mardianto, S.Ik, M.Si saat pelaksanaan vaksin mengucapkan terima kasih atas kehadiran masyarakat dalam menyukseskan vaksinasi.

Dijelaskan, saat ini Provinsi Sumbar tengah menggejar ketertinggalan cakupan vaksinasi Covod-19. Perluas cakupan vaksinasi bertujuan mempercepat terciptanya herd immunity ( kekebalan) ditengah masyarakat.

“Pelaksanaan vaksinasi harus ditingkatkan, agar masyarakat bisa beraktivitas, pelajar bisa sekolah tatap muka dan perekonomi bisa tumbuh kembali,” ujarnya.

Untuk itu, ulasnya, masyarakat Pasbar khususnya Kecamatan Kinali dihimbau untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara gratis di gerai-gerai yang sudah disediakan.

“Kepada masyarakat yang hadir hari ini, untuk mengajak sanak saudara mengikuti vaksinasi di gerai yang sudah disediakan,” ajaknya.

Dalam Kesempatan tersebut masyarakat yang sudah divaksin diberikan berupa sembako oleh Sat Brimop Polda Sumbar yang bekerja sama dengan yang dipertuan kinali serta Ninik mamak se kecamatan Kinali.

Sementara itu, Bupati Hamsuardi mengatakan Pasaman Barat menarget 75% capaian vaksinasi sampai Desember. Untuk itu, bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, jorong, Ninik mamak, wali nagari, dan camat, untuk mendukung vaksinasi sampai di tengah-tengah masyarakat.

Percepatan vaksinasi terus kita lakukan. Sekarang kita ingin masyarakat tidak lagi diajak, tetapi harus mau divaksin. Karena suatu saat nanti kita yang tidak divaksin, tidak bisa inter-aksi di Pasaman barat ini.

"Ke kantor tidak boleh, ke rumah sakit tidak boleh, menikah tidak boleh, pesta pun juga tidak boleh, karena harus divaksin dulu. Jadi kita harus vaksin. Apa lagi jika ke luar daerah, maka untuk itu perlu melakukan vaksinasi,"kata Hamsuardi.

Menurutnya, beberapa daerah di Indonesia bisa di jadikan contoh seperti di Bali yang sudah mencapai target vaksin dan masyarakatnya sudah kembali melakukan aktivitas tanpa ada dibatasi. .

"Inilah yang harus kita kejar, sehingga tidak ada lagi, keluhan masyarakat tentang kegiatan masyarakat, penyebaran Covid-19 semakin menurun hingga tidak ada lagi,"ungkapnya.

Ia berharap Kecamatan Kinali bisa menjadi center vaksin di Pasaman Barat. Ia menghimbau kepada masyarakat mulai usia 12 tahun ke atas agar mau vaksin agar vaksinasi semakin meningkat dan pandemi berakhir.

Ia menambahkan bahwa Pasaman Barat saat ini sedang gencar-gencarnya dalam mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat, terbukti dengan adanya gerai-gerai vaksin di masing-masing kecamatan di Pasbar.

(wyu)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update