Selama 2021, Polres Dharmasraya Berhasil Ungkap 37 Kasus Narkoba dengan 51 Tersangka
×

Adsense

Adsense Mobile

Selama 2021, Polres Dharmasraya Berhasil Ungkap 37 Kasus Narkoba dengan 51 Tersangka

Kamis, 30 Desember 2021 | 12:00 WIB Last Updated 2021-12-30T07:41:16Z



IPTU Rajulan
Kasat Narkoba Polres Dharmasraya, IPTU Rajulan.

DHARMASRAYA, Mjnews.id - Dalam kurun 3 tahun belakangan terdapat kenaikan kasus Narkotika di Kabupaten Dharmasraya. Pada 2021 ini, pengungkapan Kasus Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) oleh Satuan Reserse Narkotika Polres Dharmasraya, Sumatera Barat selama ini berjumlah 37 kasus dan jumlah tersangka 51 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Dharmasraya, AKBP Anggun Cahyono, S.I.K, melalui Kasat Narkoba IPTU Rajulan, pada Kamis (30/12/2021) di ruangannya kepada awak media mengatakan, Hasil Rekapitulasi pengungkapan Kasus Tindak Pindana Narkotika pada tahun 2021 hingga pada bulan Desember sekarang ini Jumlah Kasus narkoba sebanyak 37 kasus, di antaranya Jenis Sabu 32 kasus, Jenis Ganja Kering 4 kasus, dan kemudian kasus obat keras 1 kasus.

Kemudian untuk tersangka sendiri dalam kasus narkoba ini pada tahun 2021, berjumlah 51 orang di antaranya Kasus Sabu sabu berjumlah 44 orang dan kemudian kasus narkotika jenis ganja kering tersangka 6 orang dan kasus obat keras (terlarang) sebanyak 1 Orang tersangka. Sebagian tersangka ada yang menjalani Keputusan Pengadilan, dan ada menjalani proses sidang.

Sedangkan untuk barang bukti narkotika yang telah kami amankan pada tahun ini diantaranya Jenis Sabu Sabu 4.149.77 Gram, kemudian ganja kering 920.81 gram dan Ekstasi 3 butir. Barang bukti tersebut sudah kita amankan di Satuan Reserse Narkotika Polres Dharmasraya dan sebagian barang bukti sudah kami limpahkan ke Kejakasaan untuk dilanjutkan ke meja hijau.

Ditambahkan oleh Kasat Narkoba IPTU Rajulan, kemudian dalam kurun 3 tahun belakangan terdapat kenaikan kasus Tindak Pindana Narkotika yakni tahun 2019 : 28 kasus, kemudian pada tahun 2020 ada terdapat : 31 kasus sedangkan pada tahun 2021 ini: 37 kasus, berarti pada setiap tahun ada peningkatan dalam kasus Narkotika di Kabupaten Dharmasraya. Oleh sebab itu, perlu peran kearifan lokal untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkotika, berupa membentuk kader nagari BERSINAR (Nagari Bersih Narkotika) seperti yang dilaksanakan Nagari Abai Siat, baru-baru ini.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Dharmasraya untuk tidak bermain-main dengan Narkotika dalam jenis apa pun bentuknya. Apabila masyarakat tahu kegiatan orang atau Kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan narkotika tersebut, segera laporkan ke Pihak Kepolisan terdekat dan akan kami tidak tegas," ucap Kasat Narkoba IPTU Rajulan.

(eko)

Iklan Kiri Kanan

Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update