Disdikbud Pessel Optimis Capaian Target Bunda PAUD Tahun 2022 Tercapai
×

Adsense

Adsense Mobile

Disdikbud Pessel Optimis Capaian Target Bunda PAUD Tahun 2022 Tercapai

Jumat, 07 Januari 2022 | 04:00 WIB Last Updated 2022-01-06T21:00:00Z


loading...

penghargaan sebagai kabupaten nilai Angka Partisipasi Kasar Tertinggi Pertama di Sumatera Barat
Bunda PAUD Pesisir Selatan mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten nilai Angka Partisipasi Kasar Tertinggi Pertama di Sumatera Barat, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah.

Pesisir Selatan, Mjnews.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Selatan, di tahun 2022 menargetkan 65 persen untuk Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah itu.

Hal itu disampaikan Kabid Paud dan Dikmas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan Iralmafitri, Kamis 6 Januari 2022. 

"Tahun 2022 ini, pendidikan usia dini kita menargetkan 65 parsen. Kita optimis,” kata dia.

Ia mengatakan, berdasarkan data secara Nasional untuk Provinsi Sumatera Barat pendidikan usia dini, di usia 3 sampai 6 tahun, yang hanya mencapai 33,71 persen. Sementara itu, di Pesisir Selatan pada tahun 2021 melejit naik hingga mencapai angka 59,80 persen bila dibandingkan dari tahun sebelumnya.

Sehingga, kata dia, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah itu, meraih Piagam Penghargaan sebagai kabupaten nilai Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD Tertinggi Pertama di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021 kemarin. Yang mana penghargaan itu diberikan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat.

"Pada tahun 2021 kemarin, Bunda PAUD Pesisir Selatan mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten nilai Angka Partisipasi Kasar Tertinggi Pertama di Sumatera Barat, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah," katanya.

Ia menambahkan, namun dalam hal ini pihaknya bakal terus mengupayakan untuk bekerjasama dengan stekholder terkait agar pendidikan usia dini terus meningkat dengan menargetkan 65 persen di tahun ini. 

Menurutnya, keberadaan Bunda PAUD sangatlah penting untuk menggerakkan dan sumber daya yang ada, sehingga penyediaan akses layanan pendidikan anak usia dini berkualitas. 

"Maka dari itu, kami sangat berharap keberadaan Bunda Paud dapat membangun komunikasi langsung dengan semua pemangku kepentingan di wilayah masing-masing dalam mengembangkan layanan bagi pendidikan anak usia dini ini,” harapnya.

(myd)

Iklan Kiri Kanan

Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update