Dorong Budidaya Jagung, Gubernur Sumbar: Pertanian dan Peternakan Tetap Jadi Prioritas
×

Adsense

Adsense Mobile

Dorong Budidaya Jagung, Gubernur Sumbar: Pertanian dan Peternakan Tetap Jadi Prioritas

Minggu, 09 Januari 2022 | 06:00 WIB Last Updated 2022-01-09T17:11:46Z



perayaan 26 Rajawali Group
Gubernur Sumbar, Mahyeldi hadiri perayaan 26 Rajawali Group sekaligus gala launching Minang Agro Perdana di ZHM Premier Hotel, Padang, Sabtu (8/1/2022). 

PADANG, Mjnews.id - Dorong pengembangan budidaya jagung, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, Didampingi Kepala Dinas Peternakan, Erinaldi, turut menghadiri perayaan 26 Rajawali Group sekaligus gala launching Minang Agro Perdana di ZHM Premier Hotel, Padang, Sabtu (8/1/2022). 

Rajawali Group merupakan distributor pakan ternak yang berkiprah selama 26 tahun, dan telah mengembangkan usaha ke sektor dan menyediakan ayam dara petelur (pullet). Sementara Minang Agro Wisata adalah anak usaha baru Rajawali Group di sektor budidaya jagung untuk pakan ternak yang dilakukan dengan 4 provinsi, diantaranya Sumbar, Sumut, Riau dan Jambi. 

Hadir memberikan sambutan, Buya Mahyeldi menyampaikan langkah-langkah yang sudah dilaksanakan oleh Pemprov Sumbar dalam mensinergikan provinsi-provinsi di Sumatera melalui berbagai MoU, termasuk di antaranya dalam sektor pertanian. 

Menurutnya, dengan kerja sama dan sinergitas antar provinsi, Sumbar dapat menyediakan baik pakan maupun ternak ke provinsi lain, demikian juga dengan kebutuhan di Sumbar dapat dipasok oleh provinsi lain. 

"Tidak ada prioritas lain jika kita ingin maju, kita harus saling bekerja sama dengan provinsi tetangga, maju bersama," ujar gubernur. 

Ia melanjutkan, bahwa di Sumatera Barat sektor pertanian dan pertanian menjadi prioritas. Bahkan selama pandemi Covid-19 Pemprov Sumbar berupaya menjaga industri tetap stabil. 

"Sumber makanan merupakan prioritas, Maka dari itu selama pandemi Covid-19 pemerintah provinsi tetap mendorong sektor pertanian dan pertanian," sambungnya. 

Terkait dengan pemenuhan kebutuhan pakan, Buya Mahyeldi menambahkan bahwa Pemprov mendukung pemanfaatan lahan tidur, maupun pembukaan lahan baru hingga mencapai target seluas 1600 hektar, mengingat peningkatan kebutuhan pakan ternak, terutama jagung. 

"Kita mendukung perluasan lahan untuk budidaya jagung, termasuk peningkatan produksinya. Ke depan kita akan menggunakan bibit yang lebih unggul dan metode penanam yang lebih baik untuk mengejar produksi," tambahnya lagi. 

Sementara dari segi pasar, menurut Buya Mahyeldi kebutuhan pakan bisa mencapai 50 juta ton per tahun. Demikian juga dengan masyarakat Sumatera Barat dimana 57% warga bergerak di sektor pertanian. 

"57% persen warga bergerak di sektor, ini adalah perhatian utama yang menguasai sektor utama pertanian dan pertanian pertanian lagi adalah petani," tegas gubernur yang juga lulusan arsitektur ini. 

Dengan itu, Direksi Rajawali Group, H Yasril Islami menambahkan bahwa Agro Wisata Minang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan jagung sebagai pakan ternak yang mencapai hingga 600 ton setiap harinya. Sebagai langkah awal perusahaan ini telah membuka 50 hektar lahan budidaya Jagung di Tiku, dengan target lahan mencapai 500 hektar di tahun 2025. 

"Kita mendukung program pemerintah dalam memanfaatkan lahan tidur untuk budidaya jagung, karena dari perspektif swasta, kita juga memandang kebutuhan pakan yang sangat penting untuk dipenuhi," ujar Yasril 

Selain itu Bambang Sutrasno, GM Charoen Pokphand Indonesia Medan yang turut hadir juga menambahkan dukungannya untuk turut serta mengembangkan www di Sumbar. 

"Pengembangan budidaya sangat tepat mengingat Sumbar sebagai lumbung ayam petelur maupun ayam ternak, bahkan saat ini Sumbar menduduki peringkat kelima dari segi populasi ayam dengan 16 juta ekor. Demikian juga sebagai penghasil telur di tingkat nasional," ungkap Bambang.

(MC Prov Sumbar)

Iklan Kiri Kanan

Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update