Tingkatkan Sektor Pendidikan Pasbar, Komisi I DPRD Kunjungan ke Forum Dakwah IKPB Batam

Ali Nazir
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Ali Nazir. (f/dprd)

PASBAR, MJNEWS.ID – Upaya peningkatan sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, Komisi I DPRD Kabupaten Pasaman Barat melakukan kunjungan kerja dengan Pemerintah Kota Batam dan Forum Dakwah IKPB Batam, Selasa (12/1/2022). 

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi I, Ali Nazir langsung disambut Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. Sementara bersama IKPB disambut pendiri Panti Asuhan Al-Ikhlas Batam, Zulkifli, putra asak Muaro Kiawai, Pasaman Barat. 

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan rombongan Komisi I DPRD Pasaman Barat ke Kota Batam guna share informasi atas apa yang dilakukan pemerintah Kota Batam sehingga kualitas pendidikannya berkembang pesat. 

“Kita siap bantu dan siap bersinergi untuk membangun kampung halaman Kabupaten Pasaman Barat,” balas ustad Zulkifli

Ia mengatakan, para perantau yang tergabung dalam dewan dakwah IKPB Batam dalam program-programnya termasuk program sosial, berusaha untuk selalu peduli kepada kampung halaman

Baca Juga  TP PKK Sumbar Berikan Pembinaan dan Bimtek di Pasbar

“Kami para perantau berfikir apa yang bisa kami bantu untuk kampung halaman. Dan kami semua sangat cinta kepada Pasaman Barat,” tukasnya.

Dia katakan, untuk membangun Pasaman Barat  tentu perlu tokoh yang berpengalaman dan memiliki wawasan secara global. Memiliki akses ke seluruh lini agar daerah bisa maju. 

Terlepas dari menang dan kalah di kontestasi pilkada Pasaman Barat tetap akan bangun bersama. “Andai saat ini ada anak muda Milenial, berpengalaman secara nasional, ingin mewakafkan dirinya untuk Pasaman Barat yang notabene kampung halamannya, mengapa tidak beri kesempatan? Mengapa kita selalu terjebak dalam leksikon “kampung” dan “rantau,” tukasnya. 

Baca Juga  Pemkab Pasbar mulai Bangun Contoh Hunian Sementara

Wakil Ketua Komisi I Ali Nasir mengatakan bahwa DPRD Kabupaten Pasaman Barat tidak akan pernah bisa berjalan sendiri, tanpa dukungan dari banyak pihak, termasuk perantau. Untuk itu ia berharap peran serta perantau unuk kampung halaman. “Bukan hanya dukungan tapi aksi nyata dari para perantau,” tegasnya.

(ded)