Wagub Sumbar dan Wabup Pasbar Hadiri Batagak Penghulu Andiko Melewakan Gelar Datuak Sutan Bando Rajo
×

Adsense

Adsense Mobile

Wagub Sumbar dan Wabup Pasbar Hadiri Batagak Penghulu Andiko Melewakan Gelar Datuak Sutan Bando Rajo

Kamis, 06 Januari 2022 | 08:00 WIB Last Updated 2022-01-06T05:33:53Z



Batagak Penghulu Andiko Melewakan Gelar Datuak Sutan Bando Rajo
Wagub Sumbar dan Wabup Pasbar Hadiri Batagak Penghulu Andiko Melewakan Gelar Datuak Sutan Bando Rajo. (diskominfotik)

Kinali, Mjnews.id - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy didampingi Wakil Bupati (Wabup) Pasaman Barat (Pasbar), Risnawanto, menghadiri Batagak Penghulu Andiko Malewakan Gelar Adat Datuak Sutan Bando Rajo, Kaum Suku Piliang di Kampung Batang Pareh, Nagari Ampek Koto Kecamatan Kinali, Rabu 5 Januari 2022.

Turut hadir dalam acara tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Agama dan Kesejahteraan Sosial Adrianto, Wali Nagari Kinali Muslim, ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Daulat Parit Batu Tuanku Jailani, Pucuak Adat Kinali Tuanku H. Asrul serta Stakeholder terkait lainnya.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, gelar datuk merupakan gelar tertinggi di Minangkabau. Sesesorang yang sudah diangkat menjadi datuak akan ditempatkan pada posisi terhormat di masyarakat dan memiliki tanggung jawab besar pada cucu kemenakan serta kaumnya.

"Untuk itu, selamat kami ucapkan atas ditunjuknya H. Zakrianto sebagai Dt. Sutan Bando Rajo pada Kaum Suku Piliang di kampung batang Pareh Nagari Kinali Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasbar,"ucap Audy.

Wagub Sumbar menegaskan bahwa sebagai pemimpin adat, seorang datuk harus mengetahui nilai adat dan paham akan nilai-nilai agama serta menjadi suri tauladan bagi kaum yang dipimpinnya. 

"Pesan kami, bagi datuk yang sudah diangkat, ada empat larangan yang harus di pedomani yaitu tidak boleh berkata-kata yang tidak baik, dilarang marah dengan lepas kontrol, tidak boleh berubah-ubah dan harus konsisten dalam ucapan dan tindakan," ungkapnya.

Ia berharap semua stakeholder mulai dari Pemerintah, kaum adat, hingga masyarakat harus bersinergi dalam memajukan setiap daerah yang ada di Pasaman Barat, sebab Pasaman Barat memiliki keunikan dan keberagaman suku. Selain suku Minangkabau, Pasbar juga banyak dihuni dari suku Mandailing, Jawa dan batak.

"Jadi Semua harus menjalin silaturahmi yang baik antara masyarakat,"ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman barat Risnawanto juga menyampaikan ucapan selamat atas penobatan gelar Datuak Sutan Bandaro Rajo Kepada H. Zakrianto. 

Ia mengatakan Pemerintah Daerah Pasaman Barat sangat mendukung kegiatan-kegiatan adat yang ada di Kabupaten Pasaman Barat. Ia berharap pemerintah dan pemangku adat selalu berkoordinasi, bekerja sama serta bahu membahu untuk membangun Pasaman Barat.

“Kami yakin dan percaya dengan adanya penobatan ini akan memperkuat adat istiadat serta memperkuat pemerintahan dalam membangun nagari, khususnya Kecamatan Kinali ini,"kata Risnawanto.

Dengan adanya kerja sama stakeholder terkait lanjutnya, maka Pasaman Barat akan lebih sejahtera, tentram dan aman. 

Pucuak Adat Kinali, Tuanku H. Asrul menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Wakil Gubernur Sumbar dan Wakil Bupati Pasaman Barat yang telah berkesempatan hadir dalam penyelenggaraan adat Batagak Penghulu Andiko Malewakan Gelar Adat Dt. Sutan Bando Rajo, Kaum Suku Piliang di Kampung Batang Pareh, Nagari Kinali Kecamatan Kinali.

(wyu)

Iklan Kiri Kanan

Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update