Wagub Sumbar Tinjau Wakanda Camp Adventure, Destinasi Kaya Atraksi di Nagari Taram
×

Adsense

Adsense Mobile

Wagub Sumbar Tinjau Wakanda Camp Adventure, Destinasi Kaya Atraksi di Nagari Taram

Jumat, 14 Januari 2022 | 20:00 WIB Last Updated 2022-01-14T23:42:19Z



Wagub Sumbar Tinjau Wakanda Camp Adventure
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy kunjungi Negeri Wakanda, Wisata Alam Kapalo Banda, Nagari Taram, Kabupaten Limapuluh Kota, Jum'at 14 Januari 2022.

LIMAPULUH KOTA, Mjnews.id - Melanjutkan kunjungan meninjau potensi pariwisata jelang tahun kunjungan Sumbar 2023, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengunjungi Negeri Wakanda, Wisata Alam Kapalo Banda, Nagari Taram, Kabupaten Limapuluh Kota, Jum'at 14 Januari 2022.

Destinasi wisata Wakanda, mulai dikelola oleh Pokdarwis Kapalo Banda sejak 2018 lalu. Dimulai dari konsep wisata alam, Pokdarwis kini telah mengembangkan atraksi-atraksi wisata lainnya untuk ditawarkan pada wisatawan, seperti Hutan Pinus Wakanda, Pemandian Tapian Putih, wisata rakit, tracking menuju air terjun, glamour camping, hingga bersepeda keliling Nagari Taram. 

Lebih menarik lagi Wakanda menyediakan paket-paket wisata experience memancing dan memasak ikan sendiri, hingga wisata memungut sampah. 

Sejalan dengan itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang datang meninjau menerangkan concern nya terhadap kebersihan destinasi wisata. Dia menyarankan Pokdarwis membuat SOP khusus untuk menghindari pengunjung membuang sampah sembarangan. 

"Dibuat SOP sederhana yang lucu-lucu saja, kecil tapi efektif dan berdampak mengubah perilaku masyarakat," Audy menyarankan. 

Dalam kesempatan diskusi bersama Pokdarwis itu juga, Audy menganjurkan Pokdarwis untuk mulai melakukan pencatatan daerah asal wisatawan yang berkunjung. Menurutnya hal ini akan berguna sebagai basis data bagi pemasaran destinasi wisata melalui media digital. 

"Kapalo Banda ini tergolong mass tourism, sehingga memiliki pasar yang lebih luas ketimbang wisata minat khusus, Pokdarwis perlu mendata asal wisatawan sebagai insight dalam menarget calon wisatawan di pasar digital," jelas Audy. 

Ketua Pokdarwis Kapalo Banda, Adi mengaku, pihaknya memang biasa menanyakan daerah asal para pengunjung, namun sampai saat ini belum ada pencatatan khusus. 

"Biasanya pengunjung, apalagi yang jauh-jauh kita tanyakan (daerah asalnya), umumnya berasal dari Riau, Sumut, Jambi, dan Bengkulu, belakangan juga sudah mulai banyak yang berasal dari Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung dan Yogjakarta," ungkap Adi. 

Sementara terkait arahan dari Wagub, Adi sangat mengapresiasi saran yang diberikan. Ia bersama berencana untuk segera merealisasikan hasil diskusi paska kunjungan Audy. 

Selain itu, ke depan Adi mengatakan pihaknya akan menggodok paket wisata baru di Wakanda, diantaranya sudah terdapat 22 rumah gadang yang siap dijadikan Homestay Nagari Taram, serta pembuatan sanggar tari dan silat sebagai atraksi malam bagi wisatawan.

(MC Prov Sumbar) 

Iklan Kiri Kanan

Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update