Zulfaizal Kantongi Uang Jutaan Rupiah dari Hasil Pembibitan Aneka Tanaman
×

Adsense

Adsense Mobile

Zulfaizal Kantongi Uang Jutaan Rupiah dari Hasil Pembibitan Aneka Tanaman

Minggu, 09 Januari 2022 | 09:00 WIB Last Updated 2022-01-09T15:38:45Z



Zulfaizal St. Sulaiman
Zulfaizal St. Sulaiman.

Koto Tuo, MJNews.id - Jika kebanyakan petani cabai mengalami masalah dengan masalah harga, tidak demikian dengan Zulfaizal St. Sulaiman. Petani asal Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, ini memilih menjual bibit dibandingkan hasil panen dari pohon cabai. Menurut dia, harga bibit lebih stabil dibandingkan harga tanaman lain yang jenis tanaman, seperti buncis, wortel, brokoli,terong,lobak.

"Kalau pembibitan harganya bisa naik tapi nggak bisa turun. Kalau cabe hasil panen itu bisa naik turun karena ikutin pasar. Kalau bibit itu cenderung stabil dan naik," ujar Sulaiman saat disambangi MJNews.id, di lapak pembibitan segala jenis anakan, beralamat di jalan raya Padang Panjang - Bukitinggi, persisnya Sawah Darek, Jorong Kito Tuo Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Dia mengaku hingga kini dirinya telah menjual sekitar ratusan kotak bibit cabe rawit, keriting dan cabai besar, terong, saledri, wortel. Harga per kotak antara dijual Rp 125 ribu hingga Rp 135 ribu, dengan jumlah anakan sebanyak 520 batang, tergantung jenis anakan yang dipesan para petani.

"Alhamdulilah, hingga kini dirinya dapat mengantongi uang jutaan dalam per bulan dari hasil penjualan aneka jenis bibit tanaman," katanya.

Selain meraih omzet menjanjikan, St. Sulaiman mengaku usahanya juga dapat membuka lapangan kerja bagi warga di daerahnya. Setidaknya, bagi keluarga sendiri. Dibantu adiknya, usaha pembibitannya kian hari makin menjanjikan. Awal membuka usaha ini, memang kita agak keteteran dalam hal finansial. Seiring berjalannya waktu, usaha digeluti mulai menampakkan prospek menjanjikan.

Dia mengatakan, salah satu kunci sukses dalam bertani adalah pengolahan tanah dan perawatan tanaman. Selain itu, semangat dan pantang menyerah perlu diterapkan agar usaha tani menjadi sukses. 

"Bertani itu kan yang penting olah tanahnya yang bagus, benihnya bagus dan perawatan yang intens. Kalau jatuh bangun itu biasa, asalkan selalu semangat dan berusaha insya Allah akan kembal lagi. Jadikan kegagalan itu sebagai ilmu," pungkasnya.

(Son)

Iklan Kiri Kanan

Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update