Alek Pacu Jawi, Warisan Budaya dengan Multiplier Effect
×

Adsense

Adsense Mobile

Alek Pacu Jawi, Warisan Budaya dengan Multiplier Effect

Minggu, 27 Maret 2022 | 05:00 WIB Last Updated 2022-03-27T08:02:29Z


loading...

Alek Pacu Jawi
Alek Pacu Jawi di hamparan sawah Tobiang Jorong Padang Laweh Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (26/3/2022). (f/prokopim)

TANAH DATAR, Mjnews.id - Alek Anak Nagari Pacu Jawi merupakan warisan adat dan budaya turun temurun yang mesti dilestarikan keberadaannya di tengah masyarakat, karena di nilai mampu memberikan multiplier effect kepada masyarakat setempat.

Hal ini disampaikan Bupati Tanah Datar, Eka Putra saat menutup Alek Pacu Jawi di hamparan sawah Tobiang Jorong Padang Laweh Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Sabtu (26/3/2022) di hadapan anggota DPRD Tanah Datar, Camat, Forkopimca Sungai Tarab, Wali Nagari Padang Laweh dan tamu undangan lainnya.

"Dalam alek Pacu Jawi, terjadi berbagai transaksi ekonomi dan jual beli, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat disamping tadi dilihat juga pertunjukan seni dari Bundo Kanduang berupa Alue Katentong dan tari piring serta pertunjukan silat anak nagari," kata Eka.

Dikatakan Eka lagi, Alek Pacu Jawi l merupakan kekayaan budaya dan adat Nagari yang mendukung Program Unggul (Progul) Tanah Datar yang telah dicanangkan, yakni Program Satu Nagari Satu Event.

"Pelaksanaan Alek Pacu Jawi juga merupakan kekayaan Nagari dalam mendukung pelaksanaan Progul Satu Nagari Satu Event, karena hanya beberapa nagari saja yang menggelar acara ini," ujarnya.

Bupati Eka Putra juga menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan Alek Pacu Jawi yang jauh dari perjudian. 

"Selaku Bupati dan Pemerintah Daerah, Saya sampaikan Apresiasi dan dukungan, karena telah menjaga tradisi ini lestari dan jauh dari perbuatan perjudian," tukasnya. 
Hal sama disampaikan Ketua Persatuan Olah Raga Pacu Jawi (Porwi) Tanah Datar Aresno Dt. Andomo, saat ini Pacu Jawi sudah jauh dari praktek perjudian. 

"Kami sudah berkomitmen, apabila ada praktek perjudian saat pagelaran Pacu Jawi, maka saat itu atau hari itu alek kita hentikan, sehingga kita harapkan Alek Pacu Jawi murni pelestarian adat dan budaya" katanya. 

Sementara itu Ali Sauni Dt. Panduko Basa tokoh masyarakat setempat menyampaikan terima kasih atas kedatangan Bupati dan rombongan.

"Terima kasih atas kedatangan pak Bupati ditengah kesibukannya. Ini menjadi motivasi dan kebanggaan bagi kami karena baru kali ini pimpinan daerah sampai dan menginjakkan kaki di sini," katanya. 

Sementara itu Ketua Pelaksana Oki Dt. Mangkuto Simarajo menyampaikan, gelaran Alek Pacu Jawi di Nagari Padang Laweh dilaksanakan 4 kali gelaran di hari Sabtu.

"Alek dilaksanakan 4 kali putaran, yakni 5, 12, 19 dan hari ini 26 Maret 2022. Alhamdulillah, acara berjalan aman dan lancar serta antusias masyarakat yang cukup tinggi dan ramai, Trima kasih pak Bupati yang menyempatkan untuk menutup kegiatan ini," tukasnya.

(prokopim)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update