Emak-emak Geruduk DPRD Dharmasraya
×

Adsense

Adsense Mobile

Emak-emak Geruduk DPRD Dharmasraya

Senin, 28 Maret 2022 | 16:06 WIB Last Updated 2022-03-28T09:06:56Z


loading...

Dharmasraya, Mjnews.id - Puluhan emak emak warga Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat mendatangi kantor  Dharmasraya tentang progam bedah rumah diduga ditolak pembangunan bedah rumah oleh oknum Wali Nagari Sungai  Dareh.

Dalam pertemuan itu, puluhan emak-emak warga Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung di DPRD Dharmasraya tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pariyanto dan wakil DPRD Kabupaten Dharmasraya, Adi Gunawan Ade Sudarman kemudian Anggota dari Komisi III DPRD Kabupaten Dharmasraya. Acara pertemuan emak-emak perwakilan dari Nagari Sungai Dareh dilaksanakan ruang pertemuan DPRD Dharmasraya, Senin (28/03/2022).

Salah seorang perwakilan emak Nagari Sungai Dareh, Erna dan Yanti mengatakan, Kami datang ke sini untuk mempertanyakan bagaimana program bedah rumah. Diduga dalam proses program bedah rumah tersebut dipersulit dan tolak untuk minta tanda tangan oleh Wali Nagari Sungai Dareh.

Kami mempertanyakan kenapa bedah rumah pada saat ini dipersulit. Padahal kami butuh sekali bantuan program beda rumah, karena rumah kami yang ditepati sekarang ini sangat tidak layak sekali.

Kami sangat mengharapkan sekali progam bedah ini. Apalagi saat ini keadaan ekonomi sangat sulit sekali dan kebutuhan pokok naik. Ini sangat sulit sekali untuk membangun rumah.

"Dengan adanya Program bedah rumah, ini sangat meringankan sekali buat kami," ucap mereka. 

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Pariyanto yang didampingi Anggota DPRD Dharmasraya dalam pertemuan tersebut menyatakan, kami sangat berterima kasih kepada ibu-ibu yang telah datang ke rumah wakil rakyat saat ini.

Setelah kami mendengarkan apa yang di lsampaikan oleh ibu-ibu perwakilan Nagari Sungai sungai Dareh tentang permasalahan yang terjadi tentang dipersulit progam bedah rumah.

Kami sebagai anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya sangat menyesalkan apa yang terjadi. Kalau memang ada penolakan soal tanda tangan oleh Wali Nagari tersebut.

Karena sebagai Wali nagari, oknum tersebut wajib melayani masyarakat. Karena memang dia adalah pelayanan masyarakat yang memastikan seluruh program bantuan sampi kepada masyarakat bukan sebaliknya menolak.

Sangat disayangkan sekali bahwa program bedah rumah tersebut adalah dana dari bantuan anggota DPR RI dari Fraksi PAN.

Sudah dibantu oleh dana aspirasi masyarakat dari pusat aturan kita bersyukur telah ada membantu masyarakat di Kabupaten Dharmasraya.

Mencari dana pusat itu tidak gampang sekali. Seharusnya wali nagari tersebut jangan mempersulit dalam program yang ada karena ini untuk pembangunan  dan kesejahteraan rakyat.

"Seharusnya kita harus arif dan bijaksana untuk kepentingan rakyat. Aparat pemerintah yang merupakan pelayanan publik harus wajib melayani masyarakat dengan baik apalagi untuk pembangunan masyarakat," ucap Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pariyanto.

Ditambahkan dalam pertemuan tersebut Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD memberikan jaminan terbaik kepada masyarakat untuk masalah penolakan oleh Wali Nagari Ini.

Setelah berbicara dengan Kepala Daerah, kita akan pastikan Program Ini akan tetap Jalan. Urusan wali nagari tidak mau tanda tangan administrasi atau yang lainnya biar itu akan menjadi catatan sendiri bagi masyarakat terhadap Wali Nagari Ini. 

Karena pada dasarnya Bupati dan Pimpinan DPRD beserta Anggota DPRD Wajib memberikan pelayanan terbaik untuk Masyarakat, apalagi ini berkaitan dengan Bantuan Dari kementrian melalui Aspirasi Bu Athari Gauthi Ardi.

Bodoh rasanya kita menolak bantuan untuk masyarakat miskin yang memang sejatinya layak mendapatkan bantuan Ini.

(eko)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update