Bupati Agam Buka Sosialisasi Perda Sumbar Nomor 8 Tahun 2021 di Koto Tangah
×

Adsense

Adsense Mobile

Advertisement

Bupati Agam Buka Sosialisasi Perda Sumbar Nomor 8 Tahun 2021 di Koto Tangah

Minggu, 24 April 2022 | 13.00 WIB Last Updated 2022-04-24T11:06:54Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Andri Warman buka Sosialisasi Perda Sumbar Nomor 8 Tahun 2021
Bupati Agam, Andri Warman buka Sosialisasi Perda Sumbar Nomor 8 Tahun 2021 di Koto Tangah. (f/amc)

Tilatang Kamang, Mjnews.id - Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam gelar sosialisasi Perda Sumatera Barat Nomor 8 tahun 2021, di aula kantor Nagari Koto Tangah, Sabtu (23/4/2022).

Perda tentang pemberdayaan masyarakat dan pemerintah nagari ini, dibuka Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman.

Sosialisasi dilakukan terhadap seluruh nagari dan lembaga nagari se-Kecamatan Tilatang Kamang. Bahkan kegiatan ini dihadiri anggota DPRD Sumbar, Asra Faber yang baru dilantik beberapa hari kemarin.

Selain itu, juga dihadiri Kabid Pemerintahan Nagari DPMN Agam, Zulkarnain, Kabag Hukum Setdakab Agam, Oyong Liza, Camat Tilatang Kamang, Ridwan beserta seluruh wali nagari.

“Melalui Perda ini, bagaimana masyarakat dan pemerintah nagari pegang peranan dalam membangun daerah,” ujar Bupati Andri Warman.

Dengan begitu, katanya, bagaimana pemerintah daerah bisa bersinergi dengan Pemprov Sumbar, agar program di provinsi bisa dibawa ke Agam.

“Kita akan kawal dan monitor bagaimana penerapan Perda ini di provinsi,” sebutnya.

Mengingat ini berkaitan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah nagari, menurutnya ini sangat sejalan dengan program yang digaungkannya seperti peningkatan SDM.

“Yang jadi salah satu fokus kita adalah peningkatan SDM pemerintah nagari, kita harap didukung dari masyarakat dan lembaga nagari,” ucapnya.

Diharapkan, tahun akademik 2022 bisa dimulai, karena Pemkab Agam sudah bekerja sama dengan perguruan tinggi ternama salah satunya Universitas Indonesia.

Menurutnya, peranan pemerintahan nagari sangat sentral, maka SDM-nya betul-betul miliki kemampuan dalam memberikan pelayanan lebih baik.

Sementara itu, anggota DPRD Sumbar, Asra Faber menyebutkan, Perda ini intinya bagaimana nagari bisa jadi kuat, dengan memberdayakan potensi yang ada di nagari.

“Jika potensi nagari bisa dikelola, tentu nagari akan jadi maju baik segi SDM, ekonomi dan lainnya,” Ujar Asra Faber

Untuk itu, dipesankan agar pemerintah nagari dan lembaga nagari bentuk kosep pembangunan, supaya bisa dibahas ditingkat provinsi.

Namun, ia minta jangan hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi non fisik katanya juga harus jadi perhatian seperti pengembangan pendidikan agama dan lainnya.

(emg)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update