Akhir Ramadhan Judi Togel Tak Kunjung Henti, Diduga Ada Pembiaraan dari APH
×

Adsense

Adsense Mobile

Akhir Ramadhan Judi Togel Tak Kunjung Henti, Diduga Ada Pembiaraan dari APH

Minggu, 01 Mei 2022 | 05:00 WIB Last Updated 2022-05-01T10:08:41Z


loading...

Yerry Basri Mak
Ketua LSM WGAB Warga Generasi Anak Bangsa Provinsi Papua, Yerry Basri Mak. (f/arsyad manan)

Nabire, Mjnews.id - Maraknya judi togel di Kabupaten Nabire, Papua yang dijual bebas secara terang benderang memprihatinkan, moral dan akhlak anak bangsa semakin terpuruk akibat merajalelanya judi togel di Kabupaten Nabire yang diduga ada pembiaran oleh pemerintah dan aparat kepolisian.

Tampaknya instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam pemberantasan praktek perjudian sesuai telegram nomor: ST/2122/X/RES.1.24./2021 tanggal 12 Oktober 2021, tidak berlaku di wilayah hukum polres Kabupaten Nabire

Sudah nyata instruksi Kapolri dalam pemberantasan praktek perjudian tidak di indakan oleh aparat penegak hukum yang ada di wailayah polres Nabire

Ketua LSM Wagab yang menjadi narasumber mengatakan, Kami meminta kepada pemerintah Nabire dan aparat kepolisian agar segera menutup perederan kupon putih yang dijual terang-terangan, dimana umat muslim masih menjalankan Ramadhan dan sampai sudah mau habis puasa, judi togel tak kunjung henti, seolah bandar judi yang diketahui bernama Vincen, bandar togel di beberapa daerah Nabire dan Timika tidak memperdulikan dan tidak menghormati umat yang lagi menjalankan ibadah puasa.

"Saya minta Kapolres selaku pimpinan di Kepolisian Resort Kabupaten Nabire, agar segera memberantas penyakit masyarakat ini, karena bandar judi, big boss Vincen tidak memberikan cermin yang baik kepada masyarakat, dan tidak menghargai kepada umat yang lagi menjalankan ibadah puasa," katanya.

"Bandar judi ini tak takut dengan hukum yang ada di negara kita ini, terbukti dengan gagah beraninya terang-terangan buka usaha ilegalnya. Merasa usaha judi di kabupaten Nabire ini tak pernah ditindak sama sekali oleh aparat kepolisian, teriakan media pun dibuat bungkam oleh big boss ini," ucapnya.

Lebih dari puluhan titik kios kupon putih tempat usaha togel yang berada di Kabupaten Nabire, seperti orang jual pinang di pinggir jalan, dan tidak tersentuh sedikit pun oleh hukum yang ada di wilayah NKRI, dan bandar ini sampai menyewa rumah yang beralamat di Kalibobo untuk dijadikan kantor togel.

Bandar togel rupanya kebal hukum, ada apa dengan aparat kepolisian dan pemerintah yang berada di wilayah Kabupaten Nabire.

Ketua LSM WGAB Provinsi Papua, Yerry Basri Mak meminta ke pihak penegak hukum, dalam hal ini Polres Nabire untuk membasmi 303 togel di Kabupaten Nabire.

Yerry juga menyinggung aparat penegak hukum, dalam hal ini pihak Polres Nabire tidak berani mengambil tindakan tegas untuk menutup bandar togel dan menangkap big bosnya yaitu Vincen.

"Seperti diketahui Big Bos Cina Vincen, judi togel yang sempat buka di Merauke dan Bitung, Sulawesi Utara tapi ditutup karena aparat komitmen basmi 303, akhirnya Bos Togel lari dan buka di Nabire.

Warga sangat berharap agar usaha judi togel ini segera ditindak tegas, agar moral anak bangsa ini tidak semakin terpuruk akibat perbuatan bandar judi togel, sebab bandar tersebut hanya memikirkan untung besar tanpa peduli dengan masyarakat kita.

Sudah saatnya aparat yang berwenang bangun dari tidurnya dan melakukan tindakan tegas, bila perlu bandarnya dihukum seberat beratnya sesuai dengan perbuatannya.

"Pemerintah Kabupaten Nabire setempat jangan cuma diam, perangi aktivitas judi agar anak dan cucu kita tidak terganngu moral dan ahlaknya, kalau tidak diberantas, kami akan menyurati pak Kapolda dan pak Kapolri," tegas Yery.

(am)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update