Kapolres Dharmasraya Sayangkan Perusakan Kantor Wali Nagari Abai Siat
×

Adsense

Adsense Mobile

Kapolres Dharmasraya Sayangkan Perusakan Kantor Wali Nagari Abai Siat

Minggu, 01 Mei 2022 | 01:13 WIB Last Updated 2022-04-30T18:13:01Z


loading...

DHARMASRAYA, Mjnews.id - Terkait dengan ratusan warga Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat secara spontan melakukan demo, menyegel serta merusak Kantor Wali Nagari Abai Siat, Jumat (29/04/2024) siang kemarin, Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah sangat menyesalkan peristiwa yang terjadi.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah saat ditemui awak media di Mako Polres Dharmasraya pada Sabtu (30/04/2022) siang, mengatakan, memang benar peristiwa sekelompok warga yang mendatangi Kantor Wali Nagari Abai Siat, Jumat (29/04/2024) siang kemarin. Apalagi saat ini pada bulan suci Ramadhan. 

Atas terjadinya peristiwa tersebut kami sangat menyesalkan dan menyayangkan sekali yang mana sekelompok warga mendatangi Kantor Wali Nagari Abai Siat, kemudian diduga melakukan tindakan dan penyegelan serta merusak kaca jendela Kantor Wali Nagari Abai Siat tersebut.

Karena Kantor Wali Nagari sama dengan Kantor desa merupakan fasilitas (asset) Negara dan dibangun dengan uang Negara, Apa yang rusak tentu harus dianggarkan lagi dengan keuangan negara, untuk memperbaiki kantor wali nagari tersebut.

Dengan adanya peristiwa tersebut, anggota kami sedang melakukan proses penyilidikan, memang beberapa hari belakangan ini kami dari Polres Dharmasraya, telah melakukan berbagi upaya preventif secara humanis kepada masyarakat tersebut. Antara lain berupa melakukan mediasi dengan dengan pihak yang berkonflik, kemudian kami juga melakukan dengan langka-langka lain supaya masalah ini dapat diselesaikan dengan baik.

"Apabila langkah-langkah preventif secara humanis tidak berhasil tentunya langkah terakhir dengan penegakan secara hukum," tegas Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah.

Kami berharap di bulan suci Ramadhan, tentunya harus bersabar karena di wilayah Kabupaten Dharmasraya ini kita menjunjung tinggi hukum adat. Kita banyak tokoh masyarakat seperti datuk, ninik mamak, cadiak pandai.

"Ini adalah sarana kita dalam menyalurkan aspirasi atau masalah yang terjadi, tentunya melalui tokoh masyarakat ini semua masalah dapat kita selesaikan dengan Falsafah budaya Minang dalam Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah merupakan salah satu filosofi hidup yang dipegang dalam masyarakat Minangkabau dan tidak melakukan dengan upaya kekerasan," ucap Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah.

(Eko)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update