Terjadi di Koto Tuo, Orang Tua Asuh Cabuli Anak Dibawah Umur
×

Adsense

Adsense Mobile

Advertisement

Terjadi di Koto Tuo, Orang Tua Asuh Cabuli Anak Dibawah Umur

Selasa, 31 Mei 2022 | 20.46 WIB Last Updated 2022-05-31T13:47:55Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Orang Tua Asuh cabuli Anak Dibawah Umur diamankan polisi
Orang Tua Asuh Setubuhi Anak Dibawah Umur diamankan polisi. (f/eko)

SIJUNJUNG, Mjnews.id - Kalau sudah moral dan nafsu bejat sudah tak terbendung, peristiwa kriminal tentang tindak tindak pidana perbuatan persetubuhan anak di bawah Umur, sebut saja Bunga, yang dilakukan oleh orang tua asuh inisial NP, umur 56 tahun, terjadi di Jorong Koto Tuo, Kenagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Seorang pelaku pencabulan, laki laki dewasa, diamankan Anggota Tim Gabungan unit Reskrim Polsek Lubuk Tarok dan Opsnal Sat Reskim Polres Sijunjung yang dipimpin langsung oleh KBO Reskrim Polres Sijunjung, Iptu Azhamu Suwaril. Dalam Penangkapan tersebut diamankan beberapa barang bukti.

Kapolres Sijunjung, AKBP. Muhammad Ikhwan Lazuardi melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Kadir Jailani yang didampingi KBO Reskrim Polrres Sijunjung Iptu Azhamu Suwaril, yang dihubungi awak media pada Selasa 31 mei 2022, membenarkan peristiwa tersebut.

"Betul sekali. Kami dari anggota Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Lubuk Tarok dan Opsnal Sat Reskrim Polres Sijunjung, telah mengamankan seorang laki-laki dewasa, berinisial NP, umur 56 tahun, di rumahnya di daerah Jorong Koto Tuo, Kenagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung," kata AKP Abdul Kadir Jailani.

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan Masyarakat Laporan polisi : LP/B/ 09 /V/2022/SPKT/POLSEK LUBUK TAROK/POLRES SIJUNJUNG/POLDA SUMBAR hari Senin tanggal 30 Mei 2022 tentang dugaan tindak pidana Perbuatan Persetubuhan Anak dibawah Umur yang dilakukan oleh orang tua asuh.

Dengan Adanya masyarakat tersebut, kami memerintahkan KBO Reskrim Iptu Azhamu Suwaril, S.H bersama Kepala Tim Opsnal dan anggota Reskrim Polsek Lubuk Tarok untuk melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku persetubuhan anak dibawah umur tersebut.

Setelah sampai di lokasi, anggota Tim Gabungan unit Reskrim Polsek Lubuk Tarok dan Opsnal Sat Reskim Polres Sijunjung tersebut langsung mencari pelaku tersebut. Kemudian pelaku tersebut berhasil kami amankan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh anggota Sat reskim Polres Sijunjung, pelaku mengakui perbuatannya tersebut dilakukan sebanyak 7 kali, terhadap persetubuhan anak dibawah umur tersebut. Kemudian pelaku juga menunjukkan tempat lokasi dan barang bukti selama pelaku melakukan perbuatan kriminal tersebut.

"Barang Bukti yang kami amankan diantaranya satu helai alas kasur berwarna biru, kemudian satu helai celana berwarna biru muda milik korban, satu helai celana berwarna abu-abu milik pelaku, satu helai baju berwarna hitam milik korban, satu helai celana dalam berwarna merah jambu milik korban satu helai baju berwarna coklat milik pelaku," jelas AKP Abdul Kadir Jailani.

Kemudian pelaku dan barang bukti kita amankan ke Polres Sijunjung untuk di lakukan penyelidikan dan kemudian dilanjutkan ke Pengadilan.

"Atas perbuatan pelaku tersebut dikenakan pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang, dengan ancaman Hukuman Minimal 5 (lima) tahun, maksimal 15 tahun penjara," tegas Kasat Reskrim AKP Abdul Kadir Jailani.

(eko)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update