IKM Merangin Jambi Bantu Korban Gempa Pasaman dan Pasbar
×

Adsense

Adsense Mobile

Advertisement

IKM Merangin Jambi Bantu Korban Gempa Pasaman dan Pasbar

Kamis, 23 Juni 2022 | 15.30 WIB Last Updated 2022-06-23T08:36:35Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

IKM Merangin Bantu Korban Gempa Pasaman dan Pasbar
IKM Merangin serahkan bantuan 1.000 sak semen dan 2.000 pakaian layak pakai untuk korban gempa Pasaman dan Pasbar kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Kamis 22 Juni 2022. (f/kominfotik)

PADANG, Mjnews.id - Bantuan untuk korban gempa Pasaman dan Pasaman Barat yang terjadi pada 25 Februari 2022 lalu, terus mengalir. Kali ini bantuan datang dari para perantau di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi yang bernanung di bawah Ikatan Keluarga Minang Raya (IKM) Merangin, Provinsi Jambi.

Atas rasa kepedulian pada kampung halaman, IKM Merangin mendonasikan 1.000 sak Semen dan 2.000 pakaian layak pakai untuk korban gempa di Pasaman dan Pasaman Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, bertempat di Istana Gubernuran, pada Kamis (22/6/2022).

Gubernur mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian IKM Marangin Provinsi Jambi terhadap korban gempa di Pasaman dan Pasaman Barat. Ia mengatakan saat ini warga Pasaman sangat membutuhkan bahan bangunan untuk memperbaiki rumah-rumah mereka.

“Alhamdulillah pagi hari ini kami menerima kedatangan rombongan Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Merangin Provinsi Jambi, semoga bantuan ini menjadi semangat warga untuk bangkit dari untuk memulihkan kehidupan mereka,” ujar Buya Mahyeldi.

“Kemudian bantuan ini akan kita serahkan langsung kepada beberapa rumah yang terdampak gempa. Selain itu kita akan memberikan bantuan berupa pakaian kepada warga Pasaman dan Pasaman Barat, karena memang saudara kita itu sangat membutuhkan,” lanjut gubernur.

Ketua IKM Merangin Provinsi Jambi, Handayani, mengatakan pemberian bantuan ini merupakan inisiatif dari perantau Minangkabau karena mendapat laporan mengenai banyaknya bangunan yang rusak akibat gempa tersebut.

“Atas kepedulian warga rantau dengan Ranah Minang ini, kemudian kami kumpulkan 1.000 sak semen dan 2.000 pakaian yang layak pakai,” ungkapnya.

(MMC)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update