Kakan Kemenag Buka Workshop MTsN 2 Bukittinggi
×

Adsense

Adsense Mobile

Advertisement

Kakan Kemenag Buka Workshop MTsN 2 Bukittinggi

Senin, 20 Juni 2022 | 21.37 WIB Last Updated 2022-06-23T04:38:29Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Eri Iswandi buka workshop MTsN 2 Bukittinggi
Kakan Kemenag Eri Iswandi buka workshop MTsN 2 Bukittinggi. (f/humas)

Bukittinggi, Mjnews.id - Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi membuka secara resmi Workshop MTsN 2 Bukittinggi, Senin (20/06/2022) bertempat di Hotel Nuansa Maninjau. Workshop mengangkat tema "Pengembangan Dokumen KTSP MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2022/2023 dan Perangkat Pembelajaran Menuju Kurikulum Merdeka Belajar".

Kepala MTsN 2 Bukittinggi, Fakhri menjelaskan bahwa kegiatan Workshop tersebut berlangsung selama 2 hari di ikuti oleh semua tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 2 Bukittinggi. Hari pertama menghadirkan narasumber Zulfadli Alfa, tim pengembang kurikulum Mts Sumatera Barat bertempat di Nuansa Maninjau Hotel dan hari kedua Kegiatan Workshop dilaksanakan di Madrasah dengan narasumber Hendra putra dengan mengupas tentang regulasi merdeka belajar.

"Dengan lokakarya terselenggaranya ini, diharapkan dapat dilihat sebagai tenaga pendidik dan pendidikan dalam menyiapkan perangkat pembelajaran menunju merdeka belajar di lingkungan MTsN2 Bukittinggi. Sehingga dapat membuka cakrawala berfikir bagi pendidikan dalam menghadapi kemajuan global di segala aspek kehidupan," katanya.

Kepala MTsN 2 Bukittinggi ini, memohon dengan hormat kepada Kakanag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi untuk membuka acara serta memberikan sambutan sekaligus kepada seluruh Arahan bagi seluruh peserta Workshop

Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi membuka sambutannya tentang MTsN 2 Bukittinggi yang bisa melaksanakan Workshop di luar lokasi Madrasah.

"Kami sangat mengapresiasi MTsN 2 Bukittinggi yang bisa mengadakan Workshop di luar Madrasah. Hal ini bertujuan agar lebih fokus dalam mengikuti kegiatan sekaligus menghilangkan kejenuhan," apresiasinya.

Selanjutnya H. Eri Iswandi menyampaikan masalah yang kita hadapi sekarang ini adalah terkait kompetensi. Kompetensi adalah sebuah kemampun yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja.

"Kami mengajak kita semua untuk selalu meningkatkan Kompetensi. Kompetensi bisa lahir dan didapat apabila selalu diasah dan digali, salah satu caranya adalah melalui pendidikan dan Workshop yang menyesuaikan dan menyesuaikan dengan tuntunan zaman. Jika kita sudah betadaptasi dan menerapkan hal tersebut kita tidak akan ketinggalan zaman," katanya.

Selanjutnya Kata Eri Iswandi, Bukittinggi merupakan miniatur Sumatera Barat. Setiap orang yang datang ke Sumatera Barat belum sah kalau belum ke Bukittinggi. Pasti hal tersebut menjadi tantangan bagi kita untuk kedepan menjadi yang terbaik di segala bidang.

Kurikulum merdeka belajar memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan, guru, dan peserta didik dalam mengembangkan pembelajaran. Peserta didik memiliki kodrat (bakat) alami, guru sebagai pendidik harus sesuai dengan kodrat yang dimiliki peserta didik. Dalam kurun waktu tertentu kurikulum sekolah harus selalu ditinjau kembali untuk dikembangkan karena suatu zaman yang selalu berkembang dan mengharuskan seseorang yang hidup pada zaman itu mampu menyesuaikannya. Dan pendidikan merupakan sebuah kunci untuk menghadapi zaman.

Terakhir Kakan Kemenag Kota Bukittinggi ini mengingatkan terkait kedisiplinan. "Ke depan, masalah kedisiplinan harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai ada di antara kita yang terkena sanksi karena tidak disiplin," tutupnya.

(hms)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update