Kasat Intelkam Polres Deiyai Silaturahmi dengan Tokoh Inteletektual Tino Mote
×

Adsense

Adsense Mobile

Advertisement

Kasat Intelkam Polres Deiyai Silaturahmi dengan Tokoh Inteletektual Tino Mote

Rabu, 22 Juni 2022 | 14.00 WIB Last Updated 2022-06-22T09:30:38Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Kasat Intelkam Polres Deiyai Silaturahmi dengan Tino Mote
Kasat Intelkam Polres Deiyai Silaturahmi dengan Tokoh Inteletektual Tino Mote. (f/arsyad manan)

Deiyai, Mjnews.id - Bertempat di ruang kerja Kasat Intelkam Polres Deiyai, AKP Harsat Muthalib, SH. MH silaturahmi dengan tokoh intelektual Tino Mote, Rabu 22 Juni 2022, untuk membahas seruan aksi yang dibuat oleh Ketua KNPB Kabupaten Dogiyai, Saugas Goo untuk mengajak bergabung pada aksi 14 Juli 2022 di Kabupaten Nabire terkait penolakan DOB dan perpanjangan Otsus Jilid II.

Tino Mote selaku tokoh intelektual yang cukup didengar oleh masyarakat di Kabupaten Deiyai, tujuan melakukan silaturahmi dalam mempererat tali komunikasi kita sebagai pihak keamanan dengan para tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Deiyai.

Terkait berita yang saat ini berkembang terhadap beredarnya video channel Youtube dimana ada seruan dari Ketua KNPB Dogiyai menggalang kelompok-kelompok KNPB di 5 Kabupaten di Tanah Mee Pago untuk ikut bergabung dalam aksi demo penolakan DOB dan penolakan perpanjangan Otsus jilid II pada tanggal 14 Juli 2022 yang berpusat di Kabupaten Nabire.

"Bersama-sama kita ketahui bahwa 1 Juli 2022 adalah HUT kelompok-kelompok yang masih berseberangan dengan kita dan merupakan kalender kamtibmas di seluruh Tanah Papua, apakah Bapa ada mendengar informasi di lapangan akan ada aksi-aksi. Karena itu juga, bersamaan dengan HUT Bhayangkara, jadi kami harap Bapa bisa membantu kami dalam memberikan informasi-informasi di lapangan agar Kabuaten Deiyai ini tetap aman," kata AKP Harsat Muthalib.

Tino Mote menjelaskan untuk situasi saat ini bersama kita lihat untuk penyakit masyarakat seperti Miras dan lain-lain sudah hilang, bahkan mereka sudah sangat takut untuk melakukan kegiatan tersebut.

Kalau masalah video yang beredar, saya juga melihat apa yang menjadi ajakan tersebut. Saya rasa kalau untuk mereka melakukan aksi sebaiknya dari pihak keamanan kawal saja kegiatan tersebut. Selagi dalam kegiatan tersebut tidak dilakukan hal-hal anarkis. Karena menurut penilaian saya, selama ini seperti di Paniai malah pihak keamanan yang mengawal massa dengan baik. Maka, kawal saja dan dengar apa yang menjadi aspirasi mereka. Setelah selesai mereka sampaikan, pasti mereka akan bubar dengan tertib. Kalau dari pihak keamanan yang larang-larang bahkan tahan-tahan mereka, yang ada mereka mempunyai emosi meningkat dan akan menimbulkan tindakan-tindakan yang menimbulkan anarkisme.

"Jadi saran saya, kawal saja apa yang menjadi penyampaian mereka dengan tujuan aman dan kondusif," ucap Tino.

"Saya rasa untuk masyarakat tidak terpengaruh untuk bergabung dengan kegiatan tersebut, tetapi kalau Kelompok-kelompok KNPB tersebut pasti mereka akan ikut dimana mereka memiliki 1 emosional yang sama dalam tujuan mereka dalam menyampaikan penolakan DOB dan perpanjangan Otsus jilid II.

Untuk 1 Juli 2022, saya juga belum mendengar ada informasi-informasi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tersebut. Tapi saya pasti akan membantu untuk memberikan informasi kepada pihak keamanan karena waktu saya di Paniai saja, saya bisa menjaga keamanan di sana.

"Masak saya yang kecil besar di Kabupaten Deiyai ini untuk menjaga Tanah dimana saya lahir tidak bisa," tutup Tino Mote.

Kegiatan yang dilakukan sebagai silaturahmi sekaligus membahas perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Deiyai.

(asm)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update