Bupati Pasbar Buka Open Turnamen Sepak Bola Balap Cup V Koto Balingka
×

Adsense

Adsense Mobile

Bupati Pasbar Buka Open Turnamen Sepak Bola Balap Cup V Koto Balingka

Selasa, 26 Juli 2022 | 02.00 WIB Last Updated 2022-07-25T19:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Hamsuardi buka Open Turnamen Sepak Bola Balap Cup V Koto Balingka
Bupati Pasbar, Hamsuardi buka Open Turnamen Sepak Bola Balap Cup V Koto Balingka. (f/kominfo)

Pasbar, Mjnews.id - Turnamen Sepak Bola Balap Cup V tahun 2022 Batang Lapu Koto Balingka resmi dibuka oleh Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi. Bupati Hamsuardi menegaskan kepada atlet untuk menghindari penggunaan narkoba dan mengendalikan emosi di lapangan.

"Seorang atlet harus bisa mengendalikan emosi, jangan gampang tersulut emosi di lapangan. Jangan dikit-dikit berkelahi, karena bagi atlet itu kalah menang di pertandingan, di arena itu soal biasa," kata Hamsuardi saat membuka Turnamen Sepak Bola Balap Cup V 2022 Batang Lapu Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat, Senin (25/7/2022) sore.

Hamsuardi menjelaskan, tahun depan akan diadakan Porprov sehingga dibutuhkan atlet yang serius dan matang dalam kondisi apapun. Bibit unggul atlet di Kabupaten Pasaman Barat harus dicari dari sekarang.

"Kami Pemda Pasbar, dengan Dispora dan KONI akan mencari bibit unggul yang akan kita bawa ke Porprov kelak. Kita butuh atlet yang berprestasi, jujur dan tidak menggunakan narkoba," tegas Hamsuardi.

Ia  juga meminta atlet Pasbar agar maksimalkan latihan. Sehingga ketika ada event turnamen tidak ada lagi peminat atau atlet dari luar yang dibayar. 

Walaupun begitu, ujar Hamsuardi turnamen yang digelar di Kabupaten Pasaman Barat patut diapresiasi. Karena saat ini cukup banyak event-event olahraga yang diselenggarakan oleh pemuda.

"Kami dari Pemda Pasbar mendukung dan mengapresiasi event-event olahraga yang diselenggarakan ini. Ini artinya masyarakat dan pemuda sudah menyediakan kegiatan yang bermanfaat bagi generasi muda," katanya.

Sehingga, lanjut Hamsuardi, jangan sampai event olahraga terhenti karena kekurangan dana. Karena kegiatan positif itu harus didukung oleh masyarakat dan berbagai unsur lainnya.

(Dedi)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update