Dewan Hakim MTQ IX Provinsi Kepri Dilantik
×

Adsense

Adsense Mobile

Dewan Hakim MTQ IX Provinsi Kepri Dilantik

Kamis, 14 Juli 2022 | 18.30 WIB Last Updated 2022-07-14T11:30:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Dewan Hakim MTQ IX Provinsi Kepri Dilantik
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad melantik jajaran Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-IX tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Masjid Agung Baitul Makmur, Tarempa, Rabu (13/7/2022). (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad melantik jajaran Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-IX tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Masjid Agung Baitul Makmur, Tarempa, Rabu (13/7). Sebanyak 97 orang hakim dilantik dan akan menjadi juri penilai selama perhelatan MTQ yang digelar dari tanggal 14 sampai dengan tanggal 20 Juli 2022 di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Pelantikan dewan hakim tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 655 Tahun 2022 tentang Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur'an IX Provinsi Kepulauan Riau. 

Adapun jajaran Dewan Hakim yang dilantik Gubernur Ansar adalah Ketua Dewan Pengawas dr. H. T. Afrizal Dachlan, Sekretaris Dewan Pengawas Drs. H. Edi Batara, Ketua Pimpinan Dewan Hakim Prof. Dr. KH. Said Agil Husein Al-Munawwar, Sekretaris Pimpinan Dewan Hakim Drs. H. Sofyan Sulaiman, 10 Ketua Majelis Hakim, dan 74 hakim anggota lainnya. 

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar yakin dewan hakim yang baru saja dilantik memiliki kualitas dalam bidang masing-masing yang mampu memberikan penilaian objektif terhadap peserta MTQ ke-IX Provinsi Kepri. 

"Penilaian yang objektif dan transparan sangat diperlukan agar kualitas MTQ tahu ini bisa mencapai kualitas yang kita harapkan," ujar Gubernur Ansar. 

Gubernur Ansar juga mengingatkan agar para hakim selalu cermat dan berhati-hati dalam mengambil keputusan, selain itu musyawarah dalam pengambilan keputusan harus selalu dikedepankan sehingga keputusan yang terbaik dapat diambil. 

"Para dewan hakim memiliki kode etik dan pedoman perhakiman yang tentunya harus ditaati seluruh hakim, hal inilah yang harus terus kita ikuti agar selama penyelenggaraan MTQ kita bisa menjaga sportivitas," kata Gubernur Ansar. 

MTQ tidak hanya sekedar ajang meraih juara, namun juga sebaga sarana dakwah dan penyebaran Ukuwah Islamiyyah, karena itulah Gubernur Ansar menekankan agar kesucian dari ajang MTQ ini dijaga dengan tidak mengotorinya melalui cara-cara curang untuk mendapatkan juara. 

"Kita ingin juara yang nanti lahir memang benar-benar menjadi juara karena kemampuannya sendiri, dengan begitu kebanggaan akan MTQ ini bisa terus kita dengungkan," kata Gubernur Ansar. 

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, Wakil Bupati Natuna Rhodial Huda, Sekretaris Daerah Kepulauan Anambas Sahtiar, Ketua BAZNAS Kepri Arusnan Yusuf, Staf Khusus Gubernur Kepri Sarafuddin Aluan dan Nazaruddin, dan Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepri M. Darwin.

(jlu/isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update