Kakek 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Laut Karangbolong Kebumen
×

Adsense

Adsense Mobile

Kakek 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Laut Karangbolong Kebumen

Selasa, 19 Juli 2022 | 22.44 WIB Last Updated 2022-07-19T15:44:14Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Kakek 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Laut Karangbolong Kebumen
Kakek 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Laut Karangbolong Kebumen. (f/humas polres)

Kebumen, MJNews.id - Kasta Diwirya, kakek 82 tahun warga Desa Petir, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara ditemukan meninggal dunia mengambang di laut dekat Pantai Karangbolong Kecamatan Buayan.

Korban yang semula hilang saat berekreasi bersama keluarga di pantai itu pada hari Senin 18 Juli 2022 lalu, ditemukan dalam keadaan meninggal.

Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing di tebing batu karang sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa 19 Juli 2022.

"Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing. Saat ditemukan korban sudah mengambang di atas permukaan laut," jelas Aiptu Catur. 

Selanjutnya peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Buayan dan Tim SAR Gabungan, tak lama kemudian korban dievakuasi ke daratan menggunakan kapal.

Kapolsek Buayan Iptu Sucipto saat dikonfirmasi, kejadian hilangnya korban bermula ketika korban bersama dengan keluarganya mengunjungi Pantai Karangbolong. 

Korban sempat meninap di Pantai Karangbolong pada hari Minggu 18 Juli 2022, lalu keesokan harinya sekitar pukul 07.00 WIB meminta mandi di laut dan ditemani oleh keluarganya. 

Saat korban mandi di sekitar batu karang tepatnya di samping patung perahu, oleh Tarman cucu korban ditinggal sebentar untuk mencuci tangan.

Saat kembali dari mencuci tangan, kakeknya sudah hilang tidak berada di tempat semula. 

Menurut Kapolsek, korban dimungkinkan tersapu gelombang meski berada di atas tebing tempat di mana korban hilang.

"Sangat mungkin sekali, korban tersapu gelombang lalu jatuh ke laut. Tempat hilangnya korban, terkadang ombak bisa sampai ke situ," jelas Iptu Cipto.

(Dana)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update