Kasus Pipa Paralon Pamsimas Sidarum Berakhir dengan Mediasi
×

Adsense

Adsense Mobile

Kasus Pipa Paralon Pamsimas Sidarum Berakhir dengan Mediasi

Selasa, 19 Juli 2022 | 22.21 WIB Last Updated 2022-07-19T15:21:36Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Mediasi Pemdes Sidarum dengan tokoh masyarakat
Mediasi Pemdes Sidarum dengan tokoh masyarakat di Ruang pertemuan Kecamatan Kutoarjo, Selasa 19 Juli 2022 siang. (f/m. taufik)

Purworejo, MJNews.id - Perkara kasus raibnya pipa paralon sisa Proyek Pamsimas tahun 2020 di Desa Sidarum, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo dan telah beredar pemberitaannya di media beberapa bulan lalu, diselesaikan dengan jalan mediasi antara Pemdes Sidarum dengan tokoh masyarakat di Ruang pertemuan Kecamatan Kutoarjo, Selasa 19 Juli 2022 siang.

Penyelesaian perkara tindak pidana pencurian pipa pralon Pamsimas melalui cara mediasi ini dengan pertimbangan supaya tercapainya keadilan, kepastian,dan kemanfaatan dengan tetap mengedepankan keadilan dan juga kondusivitas masyarakat Desa Sidarum.

Mediasi kasus yang di pandu Camat Kutoarjo, Galuh Bakti Pertiwi, S.STP., MM dan dihadiri oleh Forkompincam antara lain Kapolsek Kutoarjo AKP Markotip, SH, Danramil Kutoarjo Kapten Stefanus Sumarno, dari Bapermades Bagas K, S.Sos dengan hasil kesepakatan yakni, harus ada "Surat Pernyataan bermaterai dan ditandatangani oleh saudara Yuliyanto Sekretaris Desa Sidarum yang menjadi Pelaku penggelapan/pencurian pipa paralon Pamsimas".

Camat Galuh Bakti Pertiwi tidak memperkenankan media masuk atau mengikuti acara mediasi dengan alasan masih bersifat internal.dan beliau mengatakan besuk masih ada pertemuan berikutnya.

Camat Kutoarjo mengingatkan kepada para Kepala Desa yang lain di wilayah Kutoarjo agar dalam melaksanakan tugas sesuai dengan Tupoksinya masing masing dan harus tunduk dan patuh pada aturan dan juga pimpinan.

Ketua BPD Desa Sidarum, H. Amat Koderi mengatakan bahwa mediasi yang dilaksanakan hari ini sudah dianggap selesai, sehingga permasalahan yang ada di Desa Sidarum tidak perlu untuk dilanjutkan atau dipermasalahkan lagi.

"Kami sebagai wakil dari masyarakat sudah bisa menerima hasil mediasi hari ini," tambahnya.

Kepala Desa Sidarum, Drs. Sugiarto menyampaikan bahwa kasus yang terjadi dan dilakukan oleh Sekdes, sekarang sudah bisa diselesaikan melalui musyawarah dan Kita harus bisa melihat kepentingan yang lebih besar guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sidarum.

Jhony selaku tokoh Masyarakat Desa Sidarum menjelaskan bahwa dalam mediasi pihak Kepala Desa dan Camat hanya memberikan teguran sesuai dengan aturan, akan tetapi jhony tetap meminta agar ada surat pernyataan yang isinya sekdes tidak akan mengulangi lagi perbuatanya. "Apabila mengingkari atau membuat kesalahan akan dikenakan sanksi pencopotan atau mengundurkan diri," jelasnya.

Sebetulnya banyak hal yang dilakukan Sekdes, seperti masalah pipa paralon yang belum selesai sudah berani memakai uang setoran pajak yang ada di tangannya.

"Semoga ini bisa menjadi pembelajaran dan perhatian bagi perangkat Desa Sidarum dalam pengelolaan keuangan ke depan dan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sidarum sehingga tidak ada penyimpangan anggaran," kata Jhony.

(Fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update