KKB Serang Nduga Papua, 10 Orang Meninggal Dunia
×

Adsense

Adsense Mobile

KKB Serang Nduga Papua, 10 Orang Meninggal Dunia

Sabtu, 16 Juli 2022 | 20.26 WIB Last Updated 2022-07-16T13:26:31Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Nduga, Mjnews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua kembali berulah dengan kejam melakukan penyerangan dan penembakan terhadap warga sipil pada Sabtu 09.15 WIT pagi.
 
Kabid humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH membenarkan kejadian penyerangan dan penembakan tersebut.
 
“Benar ada penyerangan dan penembakan oleh KKB di Kampung Nogokait Kabupaten Nduga pada hari ini ( Sabtu) pukul 09.15 WIT,” ungkap Kabid Humas.
 
Kabid Humas mengungkapkan, kejadian tersebut berawal saat korban dalam perjalan dari Kampung Kenyam tujuan ke Batas batu dengan menggunakan Truk Dyna warna Merah Orange, saat itu korban posisi duduk di Bak belakang Mobil, pada saat melintas di Kampung Nogulait saat itu tiba tiba dihadang di tengah jalan kurang lebih berjarak 50 meter oleh KKB dengan jumlah sekitar 20 (dua puluh) orang dengan 3 (tiga) orang membawa senjata Api panjang, dan 1 (satu) orang terlihat membawa senjata pendek warna silver,” ujar Kombes Pol Kamal.
 
“Saat mobil berhenti kemudian langsung di tembak ke arah mobil dengan jarak kurang lebih 50 meter, sopir berusaha memundurkan mobil dengan jarak kurang lebih 100 meter, kemudian tetap ditembak kearah mobil yang mengenai supir," terangnya.
 
Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan para korban ditemukan di 4 TKP diantaranya di Jalan dekat Truck dan di motor ditemukan 3 korban, selanjutnya 3 meter dari tempat pertama menuju ke arah batas batu dekat warung kelontongan ditemukan 6 korban dan 1 di belakang warung, selanjutnya di tanjakan satu orang korban ditemukan di pinggir jalan dan yang terakhir juga ditemukan di jalan dekat dengan mobil Bupati.
 
“Hingga saat ini anggota Polres Nduga yang dibackup Satgas Damai Cartenz dan rekan-rekan TNI masih terus mendalami latar belakang dari perbuatan keji KKB tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelakunya,” jelas Kabid Humas.
 
Kabid Humas menambahkan saat ini 11 korban telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika.
 
“Pukul 15.30 WIT, 11 korban diantaranya 9 korban meninggal dunia dan 2 orang korban luka berat telah dievakuasi oleh TNI-Polri ke Kabupaten Mimika. Kapolres Mimika juga telah menyiapkan ambulans untuk melakukan penjemputan dan telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Mimika,” ujarnya.
 
Adapun 2 korban luka-luka dievakuasi dengan menggunakan Heli Bell Polri, 3 korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan pesawat Rimbun Air, 6 korban MD dievakuasi dengan menggunakan Heli Caraca milik TNI AU dan 1 korban telah diambil keluarganya guna dimakamkan di Kenyam, Kabupaten Nduga.

(asm)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update