Kodim 0708 Purworejo Tanam Jagung di Lahan Kosong Milik TNI
×

Adsense

Adsense Mobile

Kodim 0708 Purworejo Tanam Jagung di Lahan Kosong Milik TNI

Jumat, 22 Juli 2022 | 22.30 WIB Last Updated 2022-07-22T15:30:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Kodim 0708 Purworejo Tanam Jagung di Lahan Kosong Milik TNI
Kodim 0708 Purworejo Tanam Jagung di Lahan Kosong Milik TNI. (f/pendim)

Purworejo, MJNews.id - Menindaklanjuti intruksi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman pada jajaran TNI AD untuk bisa memanfaatkan lahan kosong/tidur dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf. Lukman Hakim bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo serta Forkompimcam Grabag, Pemerintah Desa dan Kelompok Tani Desa Ketawangrejo melakukan penanaman jagung di lahan tidur milik TNI AD, Jumat 22 Juli 2022.

Dandim Letkol Inf. Lukman Hakim mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata TNI AD dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional serta membantu Pemerintah Daerah dalam menjamin ketersediaan cadangan pangan sekaligus mengantisipasi jika terjadi krisis pangan.

"Saat ini kita menanam jenis jagung pioneer hibrida di lahan seluas 7.000 m2 dan yang 5000 m2 akan kita tanam di tahap berikutnya. Lahan tidur milik TNI seluas 2 hektare, yang akan dijadikan media tanam jagung hanya 1,2 hektare," ungkapnya.

Lebih lanjut Dandim mengatakan bahwa jagung merupakan tanaman yang cocok ditanam di wilayah Grabag. "Dengan adanya demlot jagung ini harapanya petani akan makmur. dan untuk wilayah kecamatan lain melalui Koramil setempat akan membuka lahan tidur untuk bisa ditanami tanaman pangan yang bermanfaat," imbuhnya. 

Sementara itu, Perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian Purworejo, Panuju memberikan apresiasi kepada Kodim 0708 Purworejo yang telah menginisiasi pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian, yang manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo. 

"Stok jagung di Kabupaten Purworejo sangat kurang karena bukan untuk kebutuhan pangan saja, namun juga untuk keperluan bahan pakan ternak," terangnya.

"Jika produksi jagung tinggi, bisa disuplai ke industri peternakan," tambahnya.

Saat ini untuk penanaman jagung di Kabupaten Purworejo hanya 3.500 hektare setiap tahunnya. Sementara untuk luas lahan sawah 29.000 hektare dan ini masih bisa dimanfaatkan untuk penanaman jagung pada saat musim MT3 secara maksimal. 

"Mari kita dorong dan motivasi masyarakat kita untuk punya semangat bertanam di masa tanam 3 dengan tanaman jagung," pungkasnya.

(Fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update