Mendag Ajak Platform Lokapasar Dukung Digitalisasi Sejuta Pedagang Seribu Warung
×

Adsense

Adsense Mobile

Mendag Ajak Platform Lokapasar Dukung Digitalisasi Sejuta Pedagang Seribu Warung

Sabtu, 16 Juli 2022 | 15.00 WIB Last Updated 2022-07-16T08:34:49Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Zulkifli Hasan
Mendag Ajak Platform Lokapasar Dukung Digitalisasi Sejuta Pedagang Seribu Warung. (f/kemendag)

JAKARTA, Mjnews.id - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengapresiasi upaya platform lokapasar (marketplace) dalam mengajak pelaku usaha, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), untuk bergabung dalam ekosistem niaga elektronik (e-commerce).

Mendag Zulhas juga mengajak platform-platform lokapasar untuk mendukung upaya digitalisasi yang sedang dikembangkan Kementerian Perdagangan lewat rencana program Sejuta Pedagang Seribu Warung.

Mendag Zulhas menyampaikan hal tersebut saat menerima direksi GoTo yaitu CEO GoTo Andre Soelistyo dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya, pada Jumat 15 Juli 2022 di kantor Kemendag Jakarta.

“Kementerian Perdagangan menyambut baik upaya platform lokapasar seperti GoTo dalam menciptakan ekosistemperdagangan digital yang menghubungkan masyarakat dengan pelaku usaha se-Indonesia.
Kemendag akan turut mendorong pendidikan dan sosialisasi pemanfaatan niaga elektronik (e-commerce),” kata Mendag Zulhas, dalam keterangannya, Sabtu (16/07/2022).

Mendag Zulhas pun berharap niaga elektronik dapat dimaksimalisasi untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha melalui perluasan akses pasar.

“Penggunaan niaga elektronik dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan ekonomi domestik, terutama di masa pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Ia pun mengemukakan upaya digitalisasi pelaku usaha dan UKM yang dirancang Kemendag melalui Sejuta Pedagang Seribu Warung. Mendag Zulhas mengatakan, ekosistem lokapasar yang telah dibangun oleh platform penyedia layanan seperti GoTo saat ini akan sangat membantu mengakselerasi pencapaian target digitalisasi yang ditetapkan pemerintah.

“Kami harap lokapasar yang telah ada saat ini dapat mendukung upaya Kemendag mempercepat upaya digitalisasi pelaku usaha dan UKM. Lokapasar dengan jejaring mereka yang luas di seluruh Indonesia juga harus dapat dikembangkan untuk mendukung distribusi usaha-usaha lokal ke seluruh Indonesia, sehingga pelaku usaha mendapat penghasilan yang lebih baik,” ungkap Mendag Zulhas.

Mendag Zulhas juga mengungkapkan keinginannya mengunjungi Pasar Baru Cicalengka di Soreang, Bandung, untuk meninjau implementasi digitalisasi pasar rakyat binaan GoTo. Pasar Baru Cicalengka dulu dikenal dengan nama Pasar Sehat Sabilulungan.

(eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update