Peluang Keterwakilan 30 Persen Perempuan Harus Dimaksimalkan
×

Adsense

Adsense Mobile

Peluang Keterwakilan 30 Persen Perempuan Harus Dimaksimalkan

Jumat, 22 Juli 2022 | 03.00 WIB Last Updated 2022-07-22T00:22:31Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Ansar Ahmad
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat membuka acara Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Politik Kaum Perempuan di Provinsi Kepri bertempat di Baverly Hotel Kota Batam, Kamis (21/7/2022). (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad mengajak kaum perempuan mengambil peran strategis guna melaksanakan fungsi keterwakilannya di perlemen. Karena keterwakilan kaum perempuan sangat penting, guna mewarnai kemajuan demokrasi di Indonesia. 

"Terlebih ada peluang keterwakilan mereka hingga 30 persen, "kata Gubernur Ansar saat membuka acara Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Politik Kaum Perempuan di Provinsi Kepri bertempat di Baverly Hotel Kota Batam, Kamis (21/7/2022). 

Sosialisasi sendiri mengangkat tema "Meningkatkan Partisipasi Dan Cakrawala Politik Kaum Perempuan Pada Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 di Provinsi Kepulauan Riau". 

Dikatakan Gubernur Ansar, meski peluang tersebut ada sesuai amanah Undang Undang Nomer 2 Tahun 2011 Pasal 2 dan 29 tentang partai politik, persoalannya sering kali calon kaum perempuan tidak bisa bersaing dengan calon laki laki. 

"Biasanya ini terkait dengan masalah dukungan, modal hingga urusan ketenaran. Tapi terlepas dari itu, asal ada keseriusan, kaum perempuan akan punya cara dan strategi terbaik dan terhormat, untuk bisa lolos menjadi anggota dewan, "ujarnya. 

Meski begitu sambung Gubernur Ansar, pemerintah akan terus mendorong kaum perempuan melalui pendidikan politik, untuk terlibat dan melibatkan diri dibidang politik dengan bergabung bersama partai politik, guna bisa meraih kesempatan kesetaraan gender bersama kaum laki-laki di parlemen. 

Jangan sampai keikutsertaan kaum perempuan sekedar mermaikan saat pencalonan semata. Tapi akan benar benar totalitas, untuk bisa duduk sebagai anggota di parlemen. Sehingga hasilnya, tercukupi kuota untuk perempuan yang berhasil duduk di parlemen. 

"Dengan jumlah penduduk 270 juta orang dengan perbedaaan rasio gendernya hanya 1 persen, mestinya anggota parlemen di berbagai tingkatkan baik kota, provinsi hingga pusat akan berimbang. Tapi nyatanya saat masih sangat jauh dan ini menjadi tugas kaum perempuan kedepan untuk mengisinya," tutup Gubernur Ansar mengakhiri. 

Sementara itu Plt Kesbangpol Provinsi Kepri Lamidi mengatakan, kalau kegiatan ini digelar guna menjalin silaturahmi khususnya politikius perempuan Provinsi Kepri yang datang dari berbagai partai politik. Kita juga mengundang ormas seperti dari FKPI dan juga BEM yang diwakili unsur perempuan dengan total lebih dari 100 peserta yang hadir. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Staf Khusus Sarafudin Aluan, Anggelinus, Sarifah, Asisten 1 Hery Mokhrizal dan Plt Kaban Kesbangpol Lamidi. Hadir juga narasumber selaku pengisi materi, Komisioner KPU Provinsi Kepri Parlindungan Sihombing dan Anggota DPRD Provinsi Kepri Ririn Warsiti serta hadirin peserta lainnya.

(fik/isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update