Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Padang Dikukuhkan
×

Adsense

Adsense Mobile

Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Padang Dikukuhkan

Kamis, 14 Juli 2022 | 04.30 WIB Last Updated 2022-07-14T02:35:46Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Hendri Septa kukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Padang
Wako Hendri Septa kukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Padang. (f/prokopim)

Padang, Mjnews.id - Penurunan prevalensi stunting pada tahun 2024 dengan target 14 persen menjadi agenda utama pemerintah RI. Guna mendukung percepatan penurunan angka stunting tersebut, Pemerintah Kota Padang membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Padang.

Pengukuhan TPPS Tingkat Kota Padang yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar tersebut dilakukan oleh Wali kota Padang Hendri Septa di Hotel Axana, Selasa (12/7/2022).

Wali Kota Padang Hendri Septa menjelaskan, di Provinsi Sumatera Barat angka prevalensi stunting menurun sebanyak 4,3 persen dari 27,6 persen pada tahun 2019 menjadi 23,3 persen pada tahun 2021. Sementara di Kota Padang hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 sebanyak 18,9 persen.

"Walaupun capaian kita sudah baik dibandingkan nasional, namun target Bapak Presiden adalah 14 persen. Oleh karena itu kita perlu membentuk TPPS Tingkat Kota Padang, yang bertugas untuk melakukan koordinasi, sinergi serta evaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan angka stunting di Kota Padang. Alhamdulilah hari ini telah selesai kita kukuhkan," imbuh Wako.

Wako Hendri Septa menambahkan, untuk percepatan penurunan angka stunting ini tidak hanya pemerintah saja, harus melibatkan lintas sektor di setiap tingkatan wilayah mulai dari pemerintah pusat sampai tingkat kelurahan. 

"Penurunan angkat stunting ini tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita harus melibatkan para remaja, calon dan pasangan pengantin baru, ibu hamil sampai punya anak di bawah umur dua tahun. Mereka harus kita beri bimbingan agar memahami pentingnya kebutuhan gizi makanan dan menjaga kesehatan," pungkas Wako Hendri Septa.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Padang Editiawarman mengatakan, selain pengukuhan TPPS Tingkat Kota Padang, pada kesempatan ini juga dilakukan konsolidasi bersama stakeholder untuk penurunan angka stunting.

"Kegiatan konsolidasi ini melibatkan TPPS Kota Padang, Camat, Lurah dan kepala KUA se-Kota Padang dan stakeholder dengan jumlah peserta sebanyak 169 orang," sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022 oleh BKKBN Provinsi Sumatera Barat kepada Pemerintah Kota Padang senilai Rp. 8,6 miliar. Juga dilaksanakan peluncuran Bapak Asuh Anak Kota Padang dan penandatanganan komitmen bersama secara simbolis antara Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang tentang pendampingan, konseling dan pemeriksaan tiga bulan pra-nikah sebagai upaya pencegahan stunting.

(prokopim)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update