Universitas Muhammadiyah Purworejo Raih Prestasi Nasional di P2MW 2022
×

Adsense

Adsense Mobile

Universitas Muhammadiyah Purworejo Raih Prestasi Nasional di P2MW 2022

Senin, 25 Juli 2022 | 10.00 WIB Last Updated 2022-07-25T05:10:51Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Universitas Muhammadiyah Purworejo Raih Prestasi Nasional di P2MW 2022
Universitas Muhammadiyah Purworejo Raih Prestasi Nasional di P2MW 2022. (f/ist)

Purworejo, MJNews.id - Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi memiliki peran penting dalam upaya peningkatan rasio kewirausahaan di Indonesia Pada tahun 2022. Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini mendukung tercapainya indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan membantu peningkatan kapasitas Perguruan Tinggi dalam pembinaan kewirausahaan yang diawali dengan pengembangan karakter dan kompetensi kewirausahaan mahasiswa.

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) kembali meraih prestasi tingkat nasional dalam ajang P2MW tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek RI di Jakarta.

Empat Mahasiswa UMP mendapat kesempatan memperoleh pendanaan dan berkompetisi dalam ajang P2MW yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Hal itu disampaikan Rektor UMP DR Rofik Nurhadi, M.Ag saat menyampaikan hasil pengumuman Penerima program P2MW, Jumat 14 Juli 2021.

Dari empat proposal yang lolos daalam program ini, diantaranya 1 kelompok bisnis yang beranggotakan mahasiswa asal Desa Tangkisan. Kelompok Bisnis yang diketuai oleh Prisnadela (Tangkisan) bersama 3 anggota lainnya diantaranya Retno Arum (Tangkisan), Nurul Hidayah (Sidarum) dan Suwardi (Semawung Daleman) mendapat pendanaan usaha sebesar Rp 16.000.000.

Kelompok bisnis dan usaha yang mengangkat proposal berjudul “Pawon Jamur DENARUM olahan praktis dan higienis” merupakan olahan makanan yang berbahan dari jamur tiram. 

Keberhasilan tim “Pawon Jamur DENARUM” tidak lepas dari dukungan dan kontribusi alumni mahasiswa UMP yang pernah mendapatkan medali dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang mengangkat program pemberdayaan kelompok disabilitas dalam usaha budidaya jamur tiram. 

Syaiful Anam, SP (Alumni PIMNAS) yang juga menjadi perangkat Desa Tangkisan dengan bekal pengalamannya terus mendampingi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Tangkisan, Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo.

"Dengan budidaya jamur tiram,ekonomi warga Desa Tangkisan dapat meningkat sehingga tercapai kesejahteraan hidup," harapnya.

Prisnadela selaku ketua tim mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan ide bisnis dan pendampingan serta penyusunan proposal P2MW sehingga lolos pendanaan. 

"Ke depannya, tim Pawon Jamur DENARUM akan bekerjasama/bermitra dengan para petani jamur yang ada di Desa Tangkisan dalam hal penyedia bahan baku jamur segar untuk produksi olahan jamur, sehingga akan tercapai tujuan yang sama dalam hal perekonomian," pungkasnya.

(Fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update