59 Nagari di Pasaman Barat Peroleh Kode Wilayah Administrasi dari Kemendagri
×

Adsense

Adsense Mobile

59 Nagari di Pasaman Barat Peroleh Kode Wilayah Administrasi dari Kemendagri

Kamis, 11 Agustus 2022 | 21.15 WIB Last Updated 2022-08-11T14:15:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Hamsuardi didampingi Risnawanto terima kode wilayah administrasi 59 nagari
Bupati Hamsuardi didampingi Wakil Bupati Risnawanto terima kode wilayah administrasi pemerintahan desa, desa adat, kelurahan untuk 59 Nagari di Kabupaten Pasaman Barat dari Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo di Ruang Aula Gedung E Kantor Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Jakarta, Kamis (11/8/2022). (f/kominfo)

Jakarta, Mjnews.id - Sebanyak 59 Nagari di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) memperoleh kode wilayah administrasi pemerintahan desa, desa adat, kelurahan dari Kementrian Dalam Negeri. Kode wilayah administrasi yang diterima langsung oleh Bupati Pasaman Barat Hamsuardi didampingi Wakil Bupati Risnawanto di Ruang Aula Gedung E Kantor Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Jakarta, Kamis (11/8/2022).

"Alhamdulillah 59 kode desa atau nagari telah kita peroleh dan ini merupakan momen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Bupati Pasaman Barat Hamsuardi didampingi Wakil Bupati Risnawanto usai menerima kode desa.

Ia mengatakan dengan diterimanya kode desa ini maka terbentuklah pemerintahan desa atau nagari terendah terbaru di Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 59 desa atau nagari. 

Menurut Hamsuardi, dengan diterimanya kode desa ini maka jajarannya akan segera mempercepat pengesahan Peraturan Daerah (Perda) bersama DPRD Pasbar tentang pembentukan desa atau nagari dan akan diserahkan ke Kemendagri untuk dimasukkan dan diakui secara legal formal sebagai dasar penetapan anggaran desa itu nantinya. 

Kemudian ditingkat desa atau nagari yang mendapatkan kode desa akan diresmikan bersamaan dengan dilantiknya Pj wali nagari dari Aparatur Sipil Negeri (ASN). 

Selajutnya akan dilaksanakan pemilihan Badan Musyawarah (Bamus) Nagari atau desa dengan menetapkan batas desa pemerintahan nagari yang telah disepakati sebelumnya. 

"Setelah tahapan itu maka Bamus yang terbentuk akan menetapkan pemilihan wali nagari atau kepala desa," katanya. 

Mengenai usulan penataan nagari yang belum memperoleh kode desa, Kemendagri akan kembali melakukan verifikasi dan klarifikasi. Dari 71 yang diusulkan saat ini 59 telah memperoleh kode desa sedangkan sisanya 12 lagi akan segera menyusul sesuai arahan Kemendagri. 

Hamsuardi mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Pasaman Barat, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, Pemuda-pemudi, serta tokoh-tokoh masyarakat yang telah berperan aktif sehingga keinginan dan harapan untuk melakukan Penataan Nagari bisa terwujud.

"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupatrn Pasaman Barat saya dan pak Wabup mengucapkan terima kasih yang tiada hingga kepada Tim Penataan Nagari Kabupaten Pasaman Barat, DPRD Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat dan Tim Kemendagri yang telah bekerja keras melaksanakan setiap tahapan dan proses Penataan Nagari mulai sejak tahun 2016 sampai dengan saat ini. Dan terkhusus kepada Almarhum Syahiran dan Yulianto yang telah berjuang bersama-sama untuk pemekaran nagari di Pasbar ini," sebutnya.

Wakil Bupati Pasaman Barat, Risnawanto menambahkan dengan berhasilnya penataan nagari maka diharapkan pelayanan dan kesejahteraan terhadap masyarakat akan dapat meningkat. 

"Tentu anggaran di setiap nagari akan bertambah yang nantinya akan bisa dipergunakan untuk membangun daerah dari pinggiran atau nagari," harapnya.

Ia menekankan Pemkab Pasaman Barat memiliki komitmen yang tinggi untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. 

Saat penyerahan kode desa tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo didampingi Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Yusharto Huntoyungo mengucapkan terima kasih atas upaya Pemkab dan Provinsi dalam upaya melengkapi dokumen penataan desa hingga saat ini. 

Ia menyebutkan tujuan penataan nagari diantaranya mewujudkan efektifitas pemerintahan desa, mempercepat kesejahteraan, peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan tata kelola desa dan peningkatan daya saing desa. 

Hadir pada kesempatan penyerahan kode desa itu Asisten Pemerintahan Setia Bakti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari, Randy Hendrawan, Kabag Pemnag Syaikul Putra dan jajaran, mantan Kabag Pemnag Jon Wilmar, Kabag Keuangan Setda, Faisal dan lainnya.

(dedi)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update