Arteria Dahlan Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI untuk Mahasiswa UNP Bukittinggi
×

Adsense

Adsense Mobile

Arteria Dahlan Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI untuk Mahasiswa UNP Bukittinggi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17.00 WIB Last Updated 2022-08-09T10:30:58Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Bukittinggi, Mjnews.id - Arteria Dahlan selaku Anggota MPR RI, kembali sosialisasikan empat pilar kebangsaan di Bukittinggi. Sosialisasi ini dihadiri Wali Kota, ratusan perwakilan mahasiswa UNP serta sejumlah undangan lainnya, di Aula PGSD UNP Bukittinggi, Selasa (09/08/2022).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, mengapresiasi kontribusi Arteria Dahlan untuk Sumatra Barat. Arteria Dahlan dinilai sebagai salah satu tokoh yang memuliakan orang tuanya. “Hal ini patut menjadi teladan bagi generasi muda saat ini,” ungkap Erman.

Sosok Arteria Dahlan, lanjut Wako, merupakan Anggota DPR/MPR RI dari dapil Jawa Timur, namun asli orang Sumatra Barat. Perhatian yang diberikan untuk Sumatra Barat terus diberikan, salah satunya dengan mensosialisasikan empat pilar kebangsaan. Sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, karena sangat penting untuk dipahami dan dimengerti secara benar oleh seluruh Warga Negara RI pada umumnya, secara khusus bagi ASN sebagai ujung tombak menanamkan nilai kebangsaan kepada masyarakat.

“Semoga mengikuti sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, peserta dapat memahami dan mengerti apa yang disampaikan. Sehingga mampu menjelaskan dan menanamkan empat pilar kebangsaan ini sejak dini, guna menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pesan Wako.

Anggota MPR/DPR RI, Arteri Dahlan, dalam materinya, menjelaskan, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD negara RI tahun 1945, sebagai konstitusi negara, serta ketetapan MPR Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagai bentuk negara Bhineka Tunggal Ika, sebagai semboyan negara. 

"Empat pilar kebangsaan memberikan pembelajaran lebih mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, dilakukan guna meningkatkan kesadaran kita tentang berkehidupan berbangsa dan bernegara bersama masyarakat. Gotong royong, toleransi, kerukunan dan hidup berdampingan merupakan nilai-nilai yang sejalan dengan Empat Pilar Kebangsaan," jelasnya.

Pancasila harus ditafsirkan secara global. Jangan sampai ditafsirkan orang per orang. Ini akan membuat perbedaan yang berdampak pada perpecahaan. Pancasila diyakini sebagai pemersatu bangsa. Ideologi bangsa Indonesia adalah Pancasila. Tidak ada Pancasila untuk meminggirkan agama. Ini yang harus dipahami seluruh rakyat Indonesia," ungkap Arteri Dahlan.

(Ril)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update