BLK Sawahlunto Adakan Pelatihan Upskilling untuk Operator Alat Berat
×

Adsense

Adsense Mobile

BLK Sawahlunto Adakan Pelatihan Upskilling untuk Operator Alat Berat

Selasa, 02 Agustus 2022 | 21.17 WIB Last Updated 2022-08-02T14:17:06Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

SAWAHLUNTO, Mjnews.id - Pemko Sawahlunto berkomitmen dan tetap berpihak kepada para calon tenaga kerja Sawahlunto dengan terus menyelenggarakan berbagai paket pelatihan di BLK dan Worshop Otomotif Kejuruan Alat Berat. 

"Awal 2022 lalu misalnya, telah melaksanakan (6) enam jenis paket pelatihan BLK, dengan bebas biaya. Enam jenis tersebut adalah, otomotif teknik sepeda motor konvensional, garmen apparel, menjahit, bangunan berupa cabinet maker dan pemasangan baja ringan, refrigator untuk perawatan AC, pembuatan roti, kue serta welding, yaitu pengelasan SMAW posisi 2F," ujar Wako Sawahlunto Deri Asta memberi rincian. 

Misi Pemko Sawahlunto salah satunya adalah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis ekonomi kreatif serta mengadakan pelatihan melalui BLK. 

"Pelatihan kerja dimaksudkan untuk menyiapkan skill (kompetensi) bagi generasi muda, sebagai prioritas utama dalam mencetak tenaga kerja siap pakai dari Sawahlunto," pungkas Wako Sawahlunto. 

Pada pembukaan pelatihan upskilling ini Senin (1/8/2022) turut dihadiri langsung oleh Masri Hashar, Ketua Yayasan Bung Hatta, yang diketahui merupakan salah seorang tokoh pendorong pembangunan workshop kejuruan alat berat, serta  Kepala Disnakertrans Provinsi Sumbar,  Nizam Muluk, Plt. Kepala Balai Pelatihan dan Vokasi Padang, Afridamon, Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Eka Wahyu, SE dan sejumlah undangan lainnya. 

Walikota Deri Asta menyebut bahwa pelatihan upskilling ini menjadi inovasi Pemko Sawahlunto dalam menyelenggarakan pelatihan kerja yang memenuhi unsur link dan match dengan dunia kerja/industri. 

"Sinergi Pemko dengan perusahaan, untuk instruktur dan biaya pelatihan, ditanggung Pemko. Untuk peralatan dan lokasi praktek, difasilitasi oleh perusahaan. Sehingga nantinya, begitu tamat para peserta dapat langsung direkrut oleh perusahaan menjadi karyawan," ujar Wako Deri Asta. 

Kegiatan ini terlaksana, atas kerjasama Pemko Sawahlunto dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang untuk melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas keterampilan (upskilling) operator alat berat, di Balai Latihan Kerja (BLK) Parambahan, Kota Sawahlunto. 

Pelatihan Upskilling pada operator alat berat di Kota Sawahlunto, merupakan sebuah langkah Link And Match Balai Latihan Kerja (BLK) dengan dunia kerja atau industri. 

Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP-Naker) Kota Sawahlunto, Dwi Darmawati, pada Senin (1/8/2022) saat pembukaan pelatihan mengatakan bahwa pelatihan ini, diikuti oleh 16 peserta yang merupakan pembantu (helper) operator alat berat dari seluruh perusahaan tambang batu bara yang ada di Kota Sawahlunto. 

"Saat ini, sifatnya untuk peningkatan kapasitas ketrampilan, jadi memang yang dilatih sekarang adalah para peserta yang sudah memiliki dasar/sudah bekerja di berbagai bidang alat berat. Pelatihan ini,  diselenggarakan dengan durasi 80 jam pelajaran. Setelah selesai, mereka diberikan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan dikeluarkan Sertifikat Izin Operasional (SIO)," ungkap Dwi Darmawati. 

Pelatihan upskilling saat ini, terbilang istimewa karena dihadiri langsung oleh Sesditjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (Binalavotas) Kemenaker RI, Hery Budoyo. 

"BLK Parambahan merupakan lokasi pelatihan upskilling dan saat ini sedang dibangun menjadi workshop otomotif kejuruan alat berat oleh Kemenaker RI. Sesditjen Binalavotas mengunjungi pelatihan ini, sekaligus untuk  meninjau progres pembangunan workshop tersebut," ujar Dwi Darmawati. 

Sementara itu, Sesditjen Binalavotas Hery Budoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa, pelatihan upskilling ini sebagai bagian dari sembilan (9) agenda lompatan Kemenaker bagi  transformasi Balai Latihan Kerja yang dilakukan dengan meningkatkan akses dan mutu pelatihan kerja bagi para pencari kerja dan tenaga kerja. 

"Tahun depan, direncanakan untuk memberikan tujuh (7) buah paket pelatihan operator alat berat bagi workshop di Kota Sawahlunto," pungkas Hery mengakhiri.

(Fd/Yung)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update