Fashion Show Busana Muslim Semarakkan Pertemuan Iskada di Padang Panjang
×

Adsense

Adsense Mobile

Fashion Show Busana Muslim Semarakkan Pertemuan Iskada di Padang Panjang

Kamis, 25 Agustus 2022 | 02.00 WIB Last Updated 2022-08-24T19:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Fashion Show Busana Muslim
Fashion Show Busana Muslim Semarakkan Pertemuan Iskada di Padang Panjang. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Dalam kegiatan pertemuan bulanan Istri Kepala Daerah (Iskada) se-Sumatera Barat yang digelar Rabu (24/8/2022), di Auditorium Mifan Waterpark, disemarakkan dengan pergelaran fashion show.

Tak ubahnya model profesional, beberapa model berbalut busana muslim berlenggak-lenggok di atas panggung yang disaksikan ratusan penonton yang hadir.

Mereka tampil anggun dengan balutan busana hasil rancangan desainer Padang Panjang, Zhio William.

Zhio yang juga pimpinan Zirc Manajemen menyampaikan, rancangan yang ditampilkan dalam fashion show ini mengangkat tema gaun muslim glamour mengunakan bahan kulit dan songket kreasi kerajinan Padang Panjang.

"Dalam penampilan ini, kita menonjolkan produk yang ada di Padang Panjang. Baju dengan aksesoris kulit, bordiran tenun dan songket tetap dengan tema muslimah," jelasnya.

Diungkapkannya, bagi dirinya penampilan melalui kegiatan ini sebagai persiapan untuk event yang akan diikuti selanjutnya. Dirinya berharap hasil rancangannya ini dapat tampil di ajang nasional. 

"Ke depan kita juga akan menghadapi event di Jakarta yaitu Minangkabau Fashion Heritage bersama ibu Dokter Dian juga," tuturnya.

Promosi Produk UMKM
Sebelumnya, Stand UMKM beberapa produk unggulan Kota Padang Panjang turut dikunjungi Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Umi Harneli Bahar Mahyeldi, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumbar, dr. Fitria Amalia Audy Joinaldy dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumbar, Lina Hansastri didampingi Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP.

Berbagai produk UMKM tersebut di antaranya Jamu Bundo Kanduang, Krang Keju Mahya, Rumah Susu Amandeh, Kopi Saiyo, dan beberapa produk fashion dari Batik Rang Minang, Minang Kayo, Rumah Songket Guci Tanah Hitam, Elly Songket Tanah Pak Lambik.

Dokter Dian berharap melalui kegiatan ini dapat membantu promosi produk UMKM, ekonomi kreatif yang ada di Padang Panjang.

"Kita berharap dengan kehadiran ketua Dekranasda Sumbar, BKOW, GOW dan DWP se-Sumbar semakin membantu UMKM kita untuk meningkatkan penjualannya. Karena saat ini kita tahu penjualan tidak hanya secara langsung, tetapi juga melalui media sosial yang diharapkan dapat menjangkau penjualan lebih luas lagi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, pelaku UMKM ekonomi kreatif Padang Panjang ini dapat terus berkembang. Serta dapat mempertahankan kualitas dan daya saing.

"Kita sangat bangga dengan prestasi UMKM kita di Padang Panjang. Karena produk yang mereka jual itu merupakan produk yang sangat berkualitas. Terbukti tadi ketua Dekranasada, ketua BKOW memuji sekali dan memborong. Kita akan terus berupaya untuk memberikan pembinaan kepada UMKM ini, terutama yang dari UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga). Kemaren ini, kita bawa ke UP2K pusat," tambah Dian.

Owner Minang Kayo, Priska, bersyukur produk yang dibawa dalam kegiatan ini laku terjual. "Alhamdulillah produk kita sekitar 80 persen habis terjual. Ini juga sudah termasuk produk yang dibawa partai kedua hari ini," ucapnya.

Sementara itu, Owner Rumah Songket Guci, Ari menyebutkan, melalui kegiatan ini selain untuk penjualan, juga sebagai media promosi produk miliknya.

"Untuk promosi, kita sangat beruntung mendapat kesempatan ini. Selanjutnya konsumen kita arahkan untuk melihat berbagai koleksi lebih banyak di galeri kita di Kelurahan Tanah Hitam," ungkapnya.

(and/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update