Geger Temuan Beras Bansos di Depok, Ini Kata JNE
×

Adsense

Adsense Mobile

Geger Temuan Beras Bansos di Depok, Ini Kata JNE

Senin, 01 Agustus 2022 | 11.00 WIB Last Updated 2022-08-01T08:11:28Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Temuan Beras Bansos di Depok
Temuan Beras Bansos di Depok, Jawa Barat. (f/ist)

Jakarta, Mjnews.id - Warga Depok, Jawa Barat, dibuat geger dengan temuan beras bansos yang ditimbun di tanah di kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Minggu (31/7/2022).

Beras bantuan sosial atau bansos Presiden Joko Widodo itu mestinya diberikan kepada warga terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Penimbunan beras itu terungkap usai ahli waris pemilik lahan melakukan penggalian dengan alat berat. Dalam foto-foto yang beredar, kondisi beras itu tampak sudah rusak. Beras itu kemungkinan telah ditimbun dalam waktu yang lama.

Temuan ini pun kini sedang ditangani Polrestro Depok berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok. Pihak Dinsos Kota Depok mengaku tidak pernah bekerja sama dengan JNE untuk penyaluran beras bansos.

"Hasil kordinasi dengan Dinsos Kota Depok bahwa Dinsos Kota Depok tidak pernah menggunakan jasa JNE untuk pengiriman bahan sembako untuk wilayah Kota Depok. Untuk pengiriman beras yang menggunakan jasa JNE adalah Kemensos RI kerja sama dengan Bulog," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam keterangannya, seperti dikutip detikcom, Senin (1/8/2022).

Madjri mengaku belum mengetahui kronologi dan motif penimbunan bansos tersebut. Menurutnya, penimbunan bansos itu dilakukan sebelum dirinya menjabat Kadinsos Depok.

Menanggapi hal ini, perusahaan jasa antar kirim barang, JNE, memastikan tak ada pelanggaran prosedur soal penguburan beras bansos tersebut. JNE merupakan distributor beras bansos itu.

Vice President JNE, Eri Palgunadi mengatakan beras bansos itu dikubur karena kondisinya rusak. Menurutnya, penimbunan itu sudah sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

"Terkait dengan pemberitaan temuan beras bansos di Depok, tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati dari kedua belah pihak," kata Eri dalam keterangan tertulis, Senin (1/8/2022).

Eri juga mengatakan JNE berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggan. Pihaknya pun senantiasa mendukung program pemerintah terkait penyaluran bansos.

"Dalam menjalankan bisnis JNE selalu mematuhi dan mengikuti peraturan yang berlaku serta selalu menjalankan standard operating prosedur perusahaan dengan sebaik mungkin," ujarnya.

(*/rls)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update