Gubernur Ansar Optimis Lampaui Capaian Target BIAN Kepri
×

Adsense

Adsense Mobile

Gubernur Ansar Optimis Lampaui Capaian Target BIAN Kepri

Minggu, 28 Agustus 2022 | 20.30 WIB Last Updated 2022-08-28T14:46:42Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Percepatan Capaian BIAN Kota Batam
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menghadiri acara Percepatan Capaian BIAN Kota Batam tahun 2022 di Vista Hotel Batam. (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id - Gubernur Kepulauan Riau (kepri), H. Ansar Ahmad menargetkan capaian Imunisasi Tambahan Campak/Rubella dan Imunisasi Kejar OPV pada semua sasaran balita baik usia 9-59 bulan maupun 12-59 bulan yang ada di Kepri melampaui target pemerintah di akhir periode Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada 13 September 2022 yang akan datang. 

"Karenanya kita akan terus mendorong, agar capaian BIAN di semua kabupaten/kota di Kepri bisa melampaui target yang ditetapkan pemerintah," kata Gubernur Ansar usai mengadiri acara Percepatan Capaian BIAN Kota Batam Tahun 2022 di Vista Hotel Batam, Minggu (28/8/2022). 

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan Capaian Imunisasi Tambahan Campak/Rubella dikisaran 95 persen dan Imunisasi Kejar OPV dikisaran 80 persen dalam Periode BIAN ini. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, per tanggal 23 Agustus 2022 capaian BIAN Imunisasi Tambahan Campak/Rubella Kepri berada di angka 58,2 persen dengan rata-rata nasional 53,1 persen dan capaian Imunisasi Kejar OPV 45,1 persen dengan rata-rata nasional 23 persen. 

Keduanya memang melampaui angka rata-rata nasional, namun masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah. capaian BIAN Imunisasi Tambahan Campak/Rubella di Kepri tertinggi dipegang Kabupaten Lingga di angka 86,6 persen dan terendah Kota Batam di angka 49 persen. Sedangkan capaian Imunisasi Kejar OPV di Kepri tertinggi Kota Tanjungpinang di angka 83,5 persen dan terendah Kabupaten Karimun di angka 22 persen. 

Dikatakan Gubernur Ansar, untuk mencapai BIAN di Kota Batam memang harus terus bersama bersama. Agar capaiannya juga bisa mengejar kabupaten/ kota lain dan bahkan bisa melampaui target. 

"Kondisi ini bisa jadi karena faktor banyaknya target balita yang harus dimanfaatkan di Kota Batam. Karena kita tahu bersama, Kota Batam memang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kepri" terangnya. 

Masih kata Gubernur Ansar, pendekatan juga akan terus melakukan evaluasi pelaksanaan BIAN di Kepri, sebagai bentuk kesungguhan dan keseriusan upaya Pemerintah Provinsi Kepri, menyukseskan program nasional seperti yang diamanahkan Presiden Joko Widodo. 

"Karenanya kita akan terus mendorong posyandu dan juga sekolah - sekolah yang ada di Kepri, menjadi tempat pelaksanaan BIAN. Agar target yang kita ingin capai bersama, bisai. Saya optimis, dengan sisa waktu sampai 13 September 2022 kedepan, kita masih bisa mengejar terget tersebut" ujarnya. 

Seperti diketahui, pemerintah juga terus menyediakan vaksin campak rubela untuk anak usia 9-59 bulan dan 12-59 bulan untuk mendapatkan Imunisasi Kejar (OPV (polio tetes), IPV (polio injeksi), Pentabio (DPT-HB-Hib) yang dapat diperoleh diperoleh di rumah sakit, puskesmas, sekolah-sekolah, pesantren, PAUD dan juga kelompok belajar.

(fik)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update